Berita Tulungagung

Pengakuan AW, Dibayar Rp 500.000 Untuk Mengantar Sabu-sabu Senilai Rp 392 Juta

Pria yang ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu senilai Rp 392 juta mengaku mendapat honor Rp 500 ribu dari mengirim sabu-sabu.

Pengakuan AW, Dibayar Rp 500.000 Untuk Mengantar Sabu-sabu Senilai Rp 392 Juta
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo menginterogasi AW, kurir sabu-sabu jaringan Surabaya yang baru ditangkap. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung menangkap seorang kurir sabu-sabu jaringan Surabaya, pada Selasa (19/2/2019) pagi.

Pelaku adalah AW, warga Desa Kletek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo yang ditangkap saat mengantar sabu-sabu seberat 280 gram.

Saat diinterogasi Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo, sopir ekspedisi di Margomulyo Surabaya ini mengaku diminta mengirim sabu-sabu oleh seseorang yang dipanggil Bedek.

“Dia orang Tulungagung, dia telepon saya suruh antar sabu-sabu,” terang AW, Rabu (20/2/2019) di Kantor BNNK Tulungagung.

Untuk mengantar sabu-sabu senilai sekitar Rp 392 juta ini, AW hanya diupah Rp 500.000.

Upah itu sudah dibayarkan oleh Bedek melalui rekening anaknya.

“Saya kasihkan nomor rekening anak saya. Terus uangnya sudah saya ambil,” lanjut AW.

Uang itu dipakai untuk perjalanan ke Tulungagung dengan naik bus.

Namun malam hari sebelum berangkat ke Tulungagung, AW sempat berbuat curang.

Ia ambil sebagian kecil paket sabu-sabu yang harus diantar itu.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved