Berita Surabaya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Silaturahmi ke Pangdam V Brawijaya Bahas Soal Ini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalukan silaturahmi dan menggelar pertemuan dengan Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe PB

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Silaturahmi ke Pangdam V Brawijaya Bahas Soal Ini
Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa silaturahmi dan menggelar pertemuan dengan Panglima Kodam V Brawijaya Mayjend TNI Wisnoe PB di Makodam V Brawijaya,  Rabu (20/2/2019) pagi. fatimatuz zahroh 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalukan silaturahmi dan menggelar pertemuan dengan Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe PB di Makodam V Brawijaya,  Rabu (20/2/2019) pagi. 

Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Kepala Dinas Pemprov Jatim berkoordinasi untuk menyelaraskan program agar ke depan dalam menurunkan program ke masyarakat bisa turut dikawal TNI. 

Dikatakan Khofifah Indar Parawansa,  pertemuan ini merupakan rangkaian silaturahmi usai sertijab bersama Forkopimda di Jawa Timur. 

"Semula setelah sertijab kami ingin silaturahmi dengan Pak Pangdam di awal. Tapi beliau kebetulan sedang ada tugas di luar kota. Maka hari ini kami berterima kasih jajaran Pemprov beberapa OPD hadir, kami diterima oleh Pak Pangdam Pak Kasdam dan jajaran lainnya," kata Khofifah., Rabu (20/2/2019). 

Salah satu yang menjadi bahasan dalam pertemuan dengan Pangdam V Brawijaya adalah masalah keamanan jelang Pemilu 2019, 17 April 2019 mendatang. 

Menurut Khofifah, jelang moment akbar itu dibutuhkan komunikasi yang sinergis dan interaktif agar kondisi di Jawa Timur bisa tetap kondusif.

"Jelang tanggal 17 April,  saya rasa sangat banyak yang harus kita koordinasikan agar semua bisa berjalan baik, proses demokrasi berjalan baik, maka kita semua bisa menyiapkan layanan terbaik untuk masyarakat Jawa Timur," imbuh gubernur wanoita pertama di Jatim ini.

Hofifah bergharap dari pemilu nanti juga akan ada multiplayer effect bagi seluruh demokrasi di Indonesia. 

Selain masalah pemilu, pertemuan itu juga membahas soal program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD). Khofifah meminta informasi terkait titik mana di Jawa Timur TNI akan turun. 

"Jadi kebetulan saya saat di Kemensos oleh Pak KASAD waktu itu beliau menjadikan Kementerian Sosial sebagi leading seckor dari TMMD 2 tahun yang lalu. Nah, kebetulan pada bulan ini juga ada TMMD, nanti titik-titiknya kami akan koordinasi," kata Khofifah. 

Teknisnya, rencananya Khofifah juga akan turun bersama TNI untuk membuka TMMD di wilayah yang menjadi titik perhatian. 

Di sisi lain Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe PB mengatakan, pertemuan seperti adalah koordinasi dan silaturahmi yang baik dengan gubernur. 

"Seperti yang dijelaskan ibu gubernur,  silaturahmi ini sekaligus melanjutkan semua sinergitas yang selama ini sudah terjalin," ucap Wisnoe PB. 

Nanti untuk persiapan jelang pemilu 17 April, TNI siap membantu polisi di bawah kendali operasi kepolisian.

"Jadi sebagai komandannya nanti kepolisian, kita memberi bantuan. Semua TNI yang di sini siap semua, AL, AU, nggak bisa darat pakai laut, nggak bisa laut pakai udara," jelas Wisnoe PB.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved