Berita Ekonomi Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Perbasi Kota Surabaya guna Perbanyak Kepesertaan BPU

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) Cabang Surabaya Darmo, menggandeng Perbasi Kota Surabaya.

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Perbasi Kota Surabaya guna Perbanyak Kepesertaan BPU
foto: istimewa
Ketua Perbasi Kota Surabaya, Evi Ekawati bersama putri bungsunya yang menjadi atlet basket nasional, Jovita Elizabeth. 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) Cabang Surabaya Darmo, menggandeng Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Surabaya.

Kerjasama itu untuk meningkatkan kepesertaan dari para atlet maupun official sebagai jaminan keamanan dan kesehatan saat mengikuti kegiatan kompetisi.

"Apalagi saat ini sedang berlangsung kompetisi basket piala Walikota Surabaya. Kami berharap para pemain ini bisa terjamin saat latihan hingga bertanding dalam setiap musim kompetisi," kata Evi Ekawati, Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Surabaya, Selasa (19/2/2019).

Saat ini, Perbasi Kota Surabaya sudah menjalin kerjasama dengan BPJS TK cabang Surabaya Darmo untuk menindaklanjuti proses kepesertaan atlet basket. Mereka menjadi peserta dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) dengan premi Rp 36.800 per bulan.

Manfaat yang didapat adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT). Atlet yang menjadi peserta bisa mulai dari usia 13 tahun.

"Kami sangat mendukung kerjasama dengan BPJS TK ini, mengingat pengalaman pribadi saya, dimana anak saya yang menjadi atlet basket mengalami cidera lutut dan harus operasi dengan biaya ratusan juta," cerita Evi, yang merupakan ibunda dari atlet nasional basket 3x3, Jovita Elizabeth Simon.

Dari pengalaman itu, Evie melihat resiko pemain bola basket terkait cidera sangat mungkin terjadi. Dan pengobatannya tidak murah. Selain harus menjalani operasi, juga harus mengikuti program terapi agar bisa kembali bermain.

"Nah dengan jaminan BPJSTK ini, kami mendapatkan informasi bila dalam berkegiatan saat latihan, dan tampil bermain ada cidera, pengobatan tercover dari BPJSTK. Sehingga saya dorong semua anggota Perbasi untuk mendaftarkan atletnya sebagai peserta," tambah Evie.

Saat ini jumlah atlet Perbasi Kota Surabaya untuk semua kelompok umur dan empat divisi mencapai lebih dari 1.000 atlet.

Farida Hanum, selaku Pps kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Surabaya Darmo, mengatakan, pihaknya memang terus memperbanyak kepesertaan dari BPU.

"Atlet termasuk berhak mendapatkan jaminan dalam kegiatannya di olahraga dari hobi ke prestasi. Sehingga mereka bisa menjadi peserta BPU," ungkap Farida.

Dengan kerjasama induk organisasi olahraga diharapkan mendapatkan nilai lebih dari data yang akurat dan sosialisasi lebih efektif.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved