Ekonomi Bisnis

PT Yekape Surabaya Siapkan 2 Produk Properti Middle Up di Tahun Ini

Pengembang perumahan PT Yekape Surabaya di tahun 2019 ini akan terus melanjutkan dua proyek ruko Taman Rivera Regency dan Villa Eidelweis

PT Yekape Surabaya Siapkan 2 Produk Properti Middle Up di Tahun Ini
istimewa
H Mentik Budi Wijono, Direktur PT Yekape Surabaya (tengah) saat perayaan ulang tahun PT Yekape Surabaya ke-25, Selasa (19/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang perumahan PT Yekape Surabaya di tahun 2019 ini akan terus melanjutkan dua proyek yang sudah dilaunching sejak tahun 2017, yaitu ruko Taman Rivera Regency dan Villa Eidelweis di kawasan Pandugo, Surabaya Timur.

Di sela perayaan ulang tahun ke 25, H Mentik Budi Wijono, Direktur PT Yekape Surabaya, mengatakan dua produk untuk sektor middle up itu termasuk produk andalan.

"Karena nilai lebih pada lokasinya. Proyek kami selalu memiliki nilai lebih. Antara lain lokasi yang strategis, dekat dengan fasilitas industri, bandara dan jalan akses utama seperti MERR dan OERR (Outer East Ring Road)," jelas Mentik, Selasa (19/2/2019).

Terkait dua produk tersebut, selain menarik bagi end user atau pengguna, juga menarik bagi investor, terutama potensi kenaikan harga yang cukup signifikan.

"Ini terbukti, dengan adanya MERR yang sudah terbangun, harga rumah dan tanah di sekitarnya ikut terdongkrak naik," tambahnya.

Terkait produk ruko dua lantai yang menurut PT Yekape Surabaya bisa 'disulap' ke berbagai usaha seperti supermarket, kantor, hingga restoran.

Ditambah kemudahan bayar yang diberikan PT Yekape Surabaya bisa disesuaikan dengan kemampuan calon pembeli. Termasuk in-house hingga 18 bulan dan juga bisa diangsur melalui KPR Bank.

Selain dua proyek tersebut, Mentik juga menyebutkan kedepan Yekape siap mengembangkan produk gedung bertingkat.

"Ke depan kami targetkan untuk mengembangkan gedung apartemen, hotel dan entertainment masyarakat lainnya untuk lebih maksimal," ungkap Mentik.

Pihaknya optimistis di tahun-tahun kedepan, pasar properti akan tumbuh. Mengingat pasar properti juga bertambah, mengingat kebutuhan rumah selalu meningkat di masyarakat.

"Memang kebutuhan rumah masih tinggi. Terutama landed house atau rumah tapak. Hal ini tak lepas dari kepastian hukum dan nilai investasinya yang lebih menarik," tandas Mentik.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved