Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Ingin Gabungkan NIK dan NIS di Kartu Pelajar, Ini Tujuannya

Pemkot Surabaya ingin menggabungkan NIK dengan Nomor Induk Siswa (NIS) pada katru pelajar siswa

Pemkot Surabaya Ingin Gabungkan NIK dan NIS di Kartu Pelajar, Ini Tujuannya
SURYA.co.id/Pipit Maulidiya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berinovasi menjadikan Kartu Pelajar memiliki fungsi lebih. Selain memuat informasi data diri siswa dan sekolah, Kartu Pelajar diinovasi berisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa sekaligus. Rencananya Pemkot ingin menggabungkan NIK dengan Nomor Induk Siswa (NIS).

"Sebenarnya anak-anak atau pelajar itu kan punya NIK, meski mereka tidak punya KTP. NIK tercatat di Kartu Keluarga (KK). Pak Iksan (M Iksan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya) sudah saya minta komunikasi ke Kementerian Pendidikan agar NIS gabung nomor NIK, jadi langsung tahu nama orangtuanya," kata Risma, Selasa (19/2/2019).

Wali Kota Risma melanjutkan keinginannya itu bermaksud untuk lebih mudah monitoring siswa di Surabaya. Terlebih memudahkan Pemkot Surabaya jika memiliki beberapa fasilitas gratis yang hanya bisa diakses siswa Surabaya.

"Misalnya kita punya kolam renang, dengan hanya menunjukkan kartu pelajar dia bisa menggunakan fasilitas gratis. Karena sudah ada informasi NIK tadi," kata Wali Kota Risma, yang kini sedang membangun fasilitas kolam renang gratis untuk anal-anak Surabaya.

Menurut Risma, jika hal itu disetujui kementerian pendidikan, ijazah sekolah nantinya juga tercantum NIK siswa.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved