Single Focus

SNMPTN 2019- Unair Berharap Siswa Berprestasi Masuk Kedokteran, Kampus Disebut Tak Bisa Paksakan

"Biarlah siswa menentukan pilihan sesuai bakat dan minatnya," kata Syahida Azmi Rumbia, guru BK SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.

SNMPTN 2019- Unair Berharap Siswa Berprestasi Masuk Kedokteran, Kampus Disebut Tak Bisa Paksakan
surya.co.id/nuraini faiq
Syatza Hasna dan Haris Hamdan, dua siswa SMA Khadijah didampingi guru BK saat diskusi menyangkut SNMPTN di sekolah mereka, Senin (18/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kampus-kampus PTN menghendaki lulusan terbaik SMA/SMK bisa menjadi calon mahasiswa mereka. Salah satunya dengan menerapkan sistem khusus.

Kampus punya otoritas untuk menentukan siswa kelas XII yang mendekati lulus itu diterima tidaknya di PTN melalui seleksi nilai rapor siswa.

Hanya 40 persen total siswa kelas tiga atau XII yang berhak diajukan sebagai pendaftar SNMPTN. Kampus-kampus negeri itu menyediakan kursi khusus bagi siswa yang masuk rangking tertinggi di sekolahnya, misalnya, Unair terang-terangan menghendaki yang rangking 1 masuk kampus ini.

Bahkan yang peringkat terbaik di sekolahnya itu diharapkan mendaftar di program studi paling favorit. Misalnya Unair berharap agar anak-anak rangking 1 paralel atau peringkat pertama di angkatan 2019 ini masuk Kedokteran. 

"Namun tidak bisa demikian. Kampus termasuk sekolah tak bisa memaksakan minat siswa untuk masuk ke Prodi yang dia tidak suka. Biarlah siswa menentukan pilihan sesuai bakat dan minatnya," kata Syahida Azmi Rumbia, guru BK SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Senin (18/2/2019).

Selain yang utama karena bakat dan minat siswa, sekolah dan siswa juga akan berhitung mengenai peluang. Namun peluang ini hanya pertimbangan berikutnya.

Seperti di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya siswanya yang rangking 1 mendaftar di Kedokteran Gigi Unair. 

Salah satu pertimbangan kampus adalah melihat prestasi atau nilai alumnus sekolah yang bersangkutan, indeks sekolah, dan nilai SBMPTN atau jalur tulis. Misalnya alumnus SMA tertentu selalu Ber-IPK cumlaude terus akan mendapat poin. 

Tahun ini, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya mengirimkan 125 siswa kelas XII untuk diajukan ke PTN melalui jalur nontulis SNMPTN. Mereka tersebar di Unair, ITS, Unibraw, Unej, dan UPN. Sebagian kecil ke Unesa. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved