Berita Gresik

Alasan Petani Balonggpanggang Gresik Tolak Bantuan Perbaikan Rumah, Kades: Pak Bakri harus Dicontoh

Bakri (69) seorang petani Balongpanggang Gresik menolak Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah.

Alasan Petani Balonggpanggang Gresik Tolak Bantuan Perbaikan Rumah, Kades: Pak Bakri harus Dicontoh
surya.co.id/willy abraham
Bakri (69) petani asal Balongpanggang (memegang kertas) yang menolak bantuan pemerintah karena mengaku telah mampu, Senin (18/2/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Bakri (69) seorang petani menolak Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah. Pria paruhbaya yang bekerja sebagai petani ini merasa mampu sehingga menolak bantuan sebesar Rp 15 juta tersebut.

Bakri beralasan, masih banyak teman-temannya yang lebih layak mendapat bantuan. Dirinya pun telah berhasil hidup layak setelah menabung hasil panen padi.

Meski menggarap sawah orang lain, kakek sembilan cucu ini selalu menyimpan hasil panennya dengan membelikan kambing untuk investasi sehingga hidupnya layak saat ini.

Namanya yang tercantum dalam program rumah swadaya atau rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat menjadi solusi penanganan Rumah Tidak Layak Juni (RTLH) di wilayah-wilayah Indonesia.

Salah satu wujud bantuannya berupa program BSPS yang diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dirinya yang mampu membangun rumah dan membeli sepeda motor semakin membulatkan tekadnya untuk menolak bantuan, mengingat masih banyak yang lebih pantas mendapatkan bantuan tersebut.

"Datang dari keinginan saya, saya tolak bantuan karena masih banyak membutuhkan daripada saya," katanya, Senin (18/2/2019).

Kepala Desa Karangsemanding, Edi Santoso mengaku, dulunya rumah Bakri memang termasuk kategori rumah tidak layak huni. Sehingga pihak desa mengusulkannya di program BSPS untuk diberi bantuan.

“Saya berterimakasih, waktu beliau (Bakri) bilang mundur dari penerima bantuan karena masih banyak yang lebih pantas, ini harus dicontoh bagi orang lain,” jelas Edi.

Terpisah, Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori berharap sosok seperti Bakri menjadi teladan bagi warga lain yang telah mampu tetapi masih menerima bantuan.

Pihaknya bersama Kades Karangsemanding, perangkat desa dan Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus langsung mengunjungi kediaman Bakri untuk memberikan apresiasi.

"Ini adalah contoh masyarakat, apa yang dilakukan Pak Bakri dapat ditiru sehingga angka kemiskinan bisa menurun," tegasnya.  

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved