Berita Surabaya

Polisi Ungkap Penyebab Pria Banyuwangi Tewas di Kamar Kos di Surabaya

Polisi Ungkap Penyebab Pria Banyuwangi Tewas di Kamar Kos di Surabaya. Korban ditemukan sudah meninggal di atas tempat tidur

Polisi Ungkap Penyebab Pria Banyuwangi Tewas di Kamar Kos di Surabaya
Surabaya.Tribunnews.com/Mohammad Romadoni
Polisi Ungkap Penyebab Pria Banyuwangi Tewas di Kamar Kos di Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mulyono (40) warga Dusun Krajan, Dwsa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di kamar kos Nomor 109-A Jl Balongsari Krajan 3 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Minggu (17/2/2019).

Polisi berupaya mengungkap penyebab kematian korban yang diduga kuat karena penyakit yang dideritanya.

Kapolsek Tandes, Kompol Kusminto memaparkan pihaknya memastikan korban meninggal karena sakit. Hal itu diperkuat sebuah pesan singkat di Handphone milik korban yang mengubungi temannya bernama Pak Jhon Sus, Kamis (14/2/2019) kemarin.

"Korban sempat pamit ke temanya melalui pesan singkat Whats App akan ke Puskesmas karena mengeluh batuk dan meriang yang semakin menjadi," ujar Kusminto sembari menunjukkan screenshoot percakapan pesan singkat dari HP korban.

Kusminto mengatakan korban sempat terlihat usai salat jumat oleh Umaroh istri pemilik kos. Semenjak itulah korban tidak keluar kos hingga ditemukan sudah meninggal di atas kasur.

"Korban dua bulan seorang diri kos di tempat itu," ungkapnya.

Dari identifikasi Tim INAFIS Polrestabes Surabaya tidak ditemukan tanda-tanda luka maupun bekas penganiayaan di tubuh korban.

"Kami sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan untuk menginformasikan kabar duka ini. Jenazah korban dievakusi di kamar mayat RSUD dr Soertomo," ujar Kusminto.

Seperti yang diberitakan, sesosok mayat pria paruh baya ditemukan dalam kondisi membusuk di kamar Kos Nomor 109-A Jl Balongsari Krajan 3 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Minggu (17/2/2019).

Korban pertama kali ditemukan oleh Roikan (54) pemilik kos. Saat itu, Roilan hendak mengecat kamar di lantai dua. Disaat bersamaan ia mencium aroma tidak sedap.

Pemilik kos bersama warga setempat mencari sumber bau tersebut yang ternyata berada di dalam kamar korban. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenakan kaos warna abu-abu dan celana hitam dalam kondisi terlentang di atas kasur.

Korban diduga sudah meninggal lebih dari dua hari diperkuat kondisi jenazah korban menghitam dan membekak mengeluarkan bau tidak sedap. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved