Berita Ekonomi Bisnis

Penyaluran Kredit Bank Jatim Ditarget Naik 9 Persen Tahun ini

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim di tahun 2019 ini menargetkan pertumbuhan tumbuh 9 persen.

Penyaluran Kredit Bank Jatim Ditarget Naik 9 Persen Tahun ini
surya.co.id/sri handi lestari
Jajaran direksi Bank Jatim menyampaikan kinerja 2018 dan target di tahun 2019, Sabtu (16/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur atau Bank Jatim di tahun 2019 ini menargetkan pertumbuhan tumbuh 9 persen.

Hal itu lebih tinggi dibanding pencapaian tahun 2018 yang sebesar Rp 33,89 trliun atau tumbuh tumbuh 6,74 persen (YoY).

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satygraha, mengatakan, ekspansi kredit akan dilakukan lebih agresif di tahun ini.

"Seperti ke pesantren atau tempat wisata yang sekaligus untuk mendukung program Gubernur Jatim yang baru," kata Ferdian, disela kegiatan media gathering di Pusdik Bank Jatim Prigen, Pasuruan, Sabtu (16/2/2019).

Di tahun 2018 itu, penyaluran kredit sebesar Rp 33,89 trliun atau tumbuh tumbuh 6,74 persen (YoY), paling banyak disumbang dari sektor korporasi sebesar Rp 7,26 triliun atau tumbuh 12,67 persen (YoY).

Selain target penyaluran kredit, di tahun 2019 ini, Bank Jatim juga menyiapkan dana capex atau belanja modal, sekitar Rp275 miliar. Dengan sebagian besar, dialokasikan di bidang TI (Teknologi Informasi).

Karena di tahun ini, pihaknya akan meningkatkan layanan berbasis TI. Antara lain, penggunaan QR Code untuk internal, dan juga payment system di marketplace seperti Bukalapak.

"Tahap awal payment system ini kami akan kerja sama dengan Bukalapak, jadi konsumen yang beli barang di Bukalapak bisa melakukan pembayaran dengan rekening Bank Jatim. Ini juga merupakan bagian dari inovasi program ‘Cetar’ nya gubernur baru, dan juga untuk meningkatkan feebase income,” jelas Ferdi.

Sementara itu, terkait kinerja di tahun 2018 lalu, Direktur Utama Bank Jatim, R Soroso, mengatakan, kinerja yang positif Bank Jatim juga ditunjukkan oleh pertumbuhan aset dan Dana Pihak Ketiga DPK.

Aset tercatat Rp 62, 69 triliun atau tumbuh 21,68 persen (YoY), sedangkan DPK tumbuh 27,78 persen (YoY), yaitu sebesar Rp 50,91 triliun. Pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio sebesar 75,41 persen.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved