Rumah Politik Jatim

Dihadapan Pengusaha Muda di Jatim, Sandiaga Uno Gagas Santri Surya, Apa Itu?

Menurut Sandi, santri memiliki bekal kemampuan untuk menguasai hal baru-baru. Sehingga kedepan, santri di harapkan juga bisa berlatih berwirausaha

Dihadapan Pengusaha Muda di Jatim, Sandiaga Uno Gagas Santri Surya, Apa Itu?
SURYA.co.id/Sugiharto
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno saat menghadiri acara Surabaya YES 2019 di DBL arena Surabaya, Sabtu (16/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno berkomitmen mewujudkan swasembada pangan hingga swasembada energi apabila ia kelak terpilih memimpin Indonesia bersama Calon Presiden, Prabowo Subianto. Secara spesifik, ia menggagas Santri Surya untuk mewujudkan hal itu. Lantas, apakah itu?

Sandiaga menjelaskan hal ini pada acara Surabaya Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di DBL Arena, Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Di acara yang juga dihadiri ribuan penguasaha UMKM muda di Jatim ini, Sandi hadir menjadi Keynote Speaker pada acara yang dihelat oleh KAHMIPreneur ini.

Sandi mengatakan bahwa salah satu contoh energi terbarukan adalah energi surya. Sayangnya, hal ini belum digunakan secara maksimal selama ini untuk kehidupan sehari-hari.

"Kedepan, kita akan mengonversi energi surya sehingga bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari menggunakan panel-panel surya. Nantinya, biaya listrik yang lebih terjangkau," kata Sandi pada sambutannya, Sabtu (16/2/2019).

Memaksimalkan hal ini, pihaknya akan mengajak para santri untuk dapat menguasai instalasi panel surya sehingga bisa terpasang, di antaranya di pesantren.

"Program ini membekali santri kemampuan menginstal panel surya. Sehingga, karunia energi matahari yang melimpah ini ini dimaksimalkan dengan baik," katanya.

Menurut cawapres berlatarbelakang pengusaha ini, santri memiliki bekal kemampuan untuk menguasai hal baru-baru. Sehingga kedepan, santri di harapkan juga bisa berlatih berwirausaha, khususnya bagi para santri di Jawa Timur.

"Santri memiliki ilmu agama yang hebat. Di sisi lain, masih ada potensi industri halal yang membutuhkan pengetahuan, ekosistem, hingga keilmuan yang cukup besar. Sehingga, santripreneur ini sangat cocok," katanya.

Sandiaga lantas menyebut fakta bahwa meskipun menjadi negara berpenduduk muslim salah satu yang terbesar di dunia, namun tetap menjadi pengimpor produk halal.

"Indonesia masih menjadi pengimpor terbesar nomor empat untuk produk halal. Seharusnya, kita yang menjadi pengekspor," katanya.

Menurutnya, berbagai usulannya ini mendapat sambutan baik dari berbagai pegiat pesantren.

"Kami akan ambil ribuan triliun yang potensi selama ini masih dikuasai negara lain. Kami akan mulai kembangkan, terlepas dari proses pemilu ini, karena kami ingin swasembada energi," pungkasnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved