Berita Pamekasan

Keunikan Wisata Api Tak Kunjung Padam Pamekasan, Lebih 'Nampol' Bawa Panganan Ini untuk Dipanggang

Wisata Api Tak Kunjung Padam yang terletak di desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan dipadati dari pegunjung

Keunikan Wisata Api Tak Kunjung Padam Pamekasan, Lebih 'Nampol' Bawa Panganan Ini untuk Dipanggang
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Wisata Api Tak Kunjung Padam yang terletak di desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan ramai pegunjung, Jum'at (15/2/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Wisata Api Tak Kunjung Padam yang terletak di desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan dipadati dari pegunjung, Jum'at (15/2/2019). Api Tak Kunjung Padam merupakan sebuah objek wisata yang unik.

Semburan api yang keluar dari dalam tanah tidak akan pernah bisa padam sekalipun diguyur air hujan. Salah satu keajaiban api abadi yang masih terdapat di Bumi Gerbang Salam ini sudah sangat terkenal khususnya pada masyarakat Pamekasan sendiri.

Nyala api yang berasal dari bawah permukaan tanah ini seperti nyala api kompor gas yang muncul ke atas permukaan tanah. Kedatangan para pengunjung ketempat wisata tersebut ingin menghilangkan rasa penasaran dan ingin mengetahui langsung objek wisata Api Tak Kunjung Padam yang ada di Bumi Gerbang Salam.

"Saya bangga datang ketempat ini bisa melihat langsung objek wisata Api Tak Kunjung Padam. Serta tujuan saya datang kesini ingin menghilangkan rasa penasaran saja," ungkap Mulyadi, (23) salah satu pegunjung asal Sampang.

Pada umumnya mayoritas wisatawan datang untuk menikmati wisata Api Tak Kunjung Padam sembari memanggang jagung.

Mereka kalau ingin panggang jagung cukup membeli di sekitar tempat sekitar. Harganya bervariasi ada yang Rp 4 ribu ada juga yang harganya Rp 5 ribu.

"Alhamdulillah saya datang ketempat ini bisa melihat tempat objek wisata langsung, selain itu juga, saya hari ini bisa menikmati uniknya tempat wisata sambil memanggang jagung," imbuhnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved