Proliga 2019

Bekuk Palembang, Jakarta Pertamina Energi Menjaga Asa Meraih Tiket ke Grand Final Proliga 2019

Jakarta Pertamina Energi menjaga asa untuk melaju ke babak Grand Final Proliga usai mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel dalam babak Final Four

Bekuk Palembang, Jakarta Pertamina Energi Menjaga Asa Meraih Tiket ke Grand Final Proliga 2019
tribun jatim/aminatus sofya
Pemain Jakarta Pertamina Energi saat merayakan poin yang mereka peroleh kala melawan Palembang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Jakarta Pertamina Energi menjaga asa untuk melaju ke babak Grand Final Proliga usai mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel dalam babak Final Four di Gor Ken Arok, Malang, Jumat (15/2/2019).

Di laga ini, Jakarta Pertamina Energi menghajar anak asuh Pascal Wilmar tiga set langsung.

Pertandingan berlangsung sengit sejak set pertama. Saling kejar poin terus berlanjut hingga set ketiga yang berhasil diselesaikan Jakarta Pertamina Energi lewat skor 25-21.

Pelatih Jakarta Pertamina Energi, Putut Marhaento mengatakan anak asuhnya bermain lepas pada laga kali ini.

Agung Seganti dkk tampil cemerlang dalam sektor receive dan block. Spiker Jakarta Pertamina Energi Aleksandar Minic berkali-kali dapat membobol pertahanan Palembang Sumsel Babel dan menjadi penyumbang poin terbanyak.

"Tadi itu receive kita jalan. Karena mau pemain sebagus apapun yang dipasang kalau receive ini nggak jalan ya susah kan," kata Putut, Jumat (15/2/2019).

Ia menambahkan Palembang Bank Sumsel Babel tidak bermain bagus seperti saat Final Four di Kediri beberapa waktu lalu. Di Kediri, Jakarta Pertamina Energi dihajar 3-0 oleh Palembang Bank Sumsel Babel.

"Kali ini receive lawan tidak begitu bagus sehingga kami bisa main lepas," ucap dia.

Pelatih Palembang Bank Sumbel Babel Pascal Wilmar mengakui jika pemainnya tidak bermain lepas kali ini. Menurut dia, ambisi memenangkan pertandingan pertama pada Final Four seri Malang menjadi beban sehingga pola permainan tidak dapat berjalan.

"Kami memang menargetkan diri fokus Pertamina dulu supaya posisi kita aman (melaju ke Grand Final). Tapi ternyata itu malah jadi beban," kata Pascal.

Dengan kekalahan ini, posisi Palembang Bank Sumsel Babel belum aman dna harus bersaing dengan Surabaya Bhayangkara Samator sekaligus Jakarta Pertamina Energi. Jika ingin lolos, Palembang harus menang dalam dua pertandingan selanjutnya dan bertemu Jakarta BNI 46.

"Ya mau nggak mau kami harus fight di dua pertandingan lagi," katanya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved