Citizen Reporter

Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Ajak Warga Mengolah Buah Mengkudu Menjadi Teh

Melihat potensi pohon mengkudu di Desa Pamorah, Kabuapaten Bangkalan, mahasiswa KKN 35 Universitas Trunojoyo Madura mengajak warga mengolah jadi teh.

Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Ajak Warga Mengolah Buah Mengkudu Menjadi Teh
ist
Buah mengkudu yang bermanfaat untuk melawan kanker, peradangan, mengurangi berat badan, melancarkan aliran darah, mencegah hipertensi, mencegah penyakit degeneratif, mencegah stroke, mengatasi ruam kulit, mengatasi siklus mentruasi yang tidak teratur dan untuk mencegah penuaan dini. 

SURYA.co.id | Ramuan tradisional adalah salah satu alternatif yang umumnya dikonsumsi masyarakat Indonesia kala sakit. 

Salah satu ramuan yang umumnya dikonsumsi untuk beberapa jenis penyakit adalah buah mengkudu. Selain murah, buah ini juga mudah diperoleh. 

Melihat potensi pohon mengkudu yang cukup banyak di Desa Pamorah, Kabuapaten Bangkalan, mahasiswa KKN 35 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengolah daun mengkudu menjadi teh yang berkhasiat.

Adapun beberapa manfaat buah mengkudu antara lain adalah untuk melawan penyakit kanker, mengatasi peradangan, mengurangi berat badan, melancarkan aliran darah pada tubuh, mencegah hipertensi, mencegah penyakit degeneratif, mencegah stroke, mengatasi ruam kulit, mengatasi siklus mentruasi yang tidak teratur dan juga untuk mencegah penuaan dini.

Kelompok KKN yang dibimbing Eka Oktavianingsih itu menjadikan pengolahan teh daun mengkudu menjadi salah satu program kerja produk unggulan Desa Pamorah yang disosialisasikan kepada masyarakat, Selasa (15/1/2019) di Dusun Betarah.

Pengolahan teh daun mengkudu ini juga mendapat apresiasi yang cukup baik dari Na’I, Klebun (Kepala Desa) Pamorah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan.

Rani (21),  penanggung jawab produk unggulan desa KKN 35 berharap produksi teh daun mengkudu mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menambah wawasan masyarakat Desa Pamorah.

Cara pembuatan teh daun mengkudu cukup mudah, yaitu dengan menyeduh tumbukan daun mengkudu kering ke dalam wadah yang berisi air panas.

Daun yang dijadikan teh tidak boleh sembarang daun. Daun yang dipilih harus benar-benar segar, bagus, dan tidak cacat.

“Teh daun mengkudu ini memiliki rasa yang nyaman (enak) dan aroma yang mirip seperti teh hijau,” ujar Muamanah (36), Selasa (15/1/2019).

Selanjutnya, teh itu juga dapat dijadikan alternatif tambahan untuk hidangan teh yang berkhasiat maupun obat tradisional. Namun, untuk pemanfaatannya akan lebih baik bila teh dikonsumsi seminggu sekali. Teh daun mengkudu ini dapat diminum secara langsung maupun ditambah gula pasir sesuai selera.

Penulis : Imroatul Habibatul Fitriyah, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia
Universitas Trunojoyo Madura

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved