Persebaya Surabaya

Djanur Tak Anggap Remeh Laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

Belajar dari kekalahan Persipura Jayapura, Djanur tak mau menganggap remeh lawannya di laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya

Djanur Tak Anggap Remeh Laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya, Ini Alasannya
surya/khairul amin
Elisa Yahya Basna (kiri) saat berlatih di Lapangan Polda Jatim, Kamis (14/2/2019). 

SURYA.co.id I SURABAYA – Meski di atas kertas lebih unggul, Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, tegaskan bahwa ia tak mau menganggap remeh lawannya di laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya Sabtu (16/2/2019), mendatang. Pelatih yang biasa disapa Djanur ini tak ingin nasib timnya seperti Persipura Jayapura yang tersingkir dari ajang Piala Indonesia 2019.

“Yang penting kami tidak anggap enteng. Tidak ada kamus dalam pemain Persebaya Surabaya anggap enteng lawan. Kami harus waspada, siapapun lawannya,” terang Djanur usai pimpin latihan tim di Lapangan Polda Jatim, Kamis (14/2/2019).

Untuk itu, Djanur menegaskan bahwa timnya akan melakukan persiapan secara serius jelang hadapi Persinga. Satu yang mendapat catatan khusus bagi Djanur adalah pergerakan striker Persinga.

“Katanya strikernya cukup gede, bagus, mobile, saya pikir itu juga menjadi perthatian kami,” tutupnya.

Tim Mutiara Hitam (julukan Persipura) sendiri gagal lolos ke babak 16 besar setelah kalah dari Persidago Gorontalo.

Persidago yang merupakan tim kontestan Liga 3 ini secara mengejutkan bisa lolos ke babak 16 besar setelah menang agregat gol.

Setelah unggul 1-0 di leg 1 saat bermain di Stadion Gelora 23 Januari, Senin (18/1/2019).

Di leg 2 saat bermain di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat (8/2/2019) Persidago tumbang 2-1.

Hasil ini menjadikan agregat gol menjadi sama 2-2.

Namun Persidago tetap lolos ke babak 16 besar karena unggul agregat gol tandang.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved