Berita Trenggalek

Polisi Usut Sumber Uang Untuk Pesta Miras yang Berujung Maut di Trenggalek

Polisi di Trenggalek sedang menelusuri asal usul uang jutaan Rupiah yang dipakai untuk pesta miras yang berujung maut.

Polisi Usut Sumber Uang Untuk Pesta Miras yang Berujung Maut di Trenggalek
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Para tersangka yang terlibat dalam pesta miras yang berujung maut di Watulimo, Trenggalek. 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Polisi dari Polres Trenggalek menangkap lima orang penyedia minuman keras (miras) yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia di Kecamatan Watulimo.

Menurut Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, pihaknya juga menyita dua jeriken yang digunakan untuk mengirim miras dari Kediri ke Watulimo.

Dua jeriken ini telah dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Cabang Surabaya, untuk diteliti kandungan cairan di dalamnya.

Selain itu Polisi juga masih mendalami asal uang yang digunakan untuk membeli miras ini.

"Uang yang terkumpul sebanyak Rp 2.500.000, ini yang dibelikan miras ke Kediri," terang Didit, Selasa (12/2/2019).

Satu dari lima orang yang ditangkap adalah Samsul Anam (57), warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek sebagai penyandang dana.

Namun uang Rp 2.500.000 bukan berasal dari kantong pribadi Anam.

Uang itu hasil sumbangan beberapa orang, dengan tujuan untuk konsumsi warga Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo yang begadang, berjaga menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades).

"Kami masih akan memanggil pihak-pihak yang terkait sumber uang ini," sambung Didit.

Produsen Miras Oplosan Maut Trenggalek Itu Warga Kediri, Ia Meracik di Belakang Kandang Sapi

Pesta Miras Maut Trenggalek, Digelar di Beberapa Lokasi, Korban Beralasan Begadang Jelang Pilkades

Sebelumnya warga mengaku, uang ini berasal dari sumbangan para calon kepala desa dalam Pilkades Margomulyo.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved