Sambang Kampung Konstituen

Jadi Pusat Aktivitas Warga, Balai RW 14 Rungkut Lor Rekatkan Warga Kampung

Balai RW 14 Rungkut Lor, Surabaya, menjadi salah satu pusat aktivitas warga setempat. Di sinilah, kerukunan direkatkan.

SURYA.co.id | SURABAYA - Balai RW 14 Rungkut Lor, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, terasa sesak saat dipenuhi puluhan ibu lansia dan para kader lansia, Rabu (13/2). Mereka menggelar pengobatan gratis khusus lansia di balai RW. 

Balai pertemuan ini memang dijadikan tempat kegiatan rutin bagi warga Rungkut Lor. Tak hanya saat menggelar rapat warga, namun kegiatan PKK, Posyandu, juga pendidikan PAUD juga digelar di Balai RW tersebut.

Gedung berukuran 6 x 10 meter itu siang kemarin semakin hidup saat para kader lansia dan petugas Puskesmas dan dokter bertemu di Balai RW tersebut. "Kami biasa kumpulkan lansia untuk berobat gratis di sini," kata Pengurus Perkumpulan Lansia Rungkut Lor Astutik.

RW 14 terdiri empat RT. Kampung ini konon merupakan kampung tua Rungkut Lor. Di kampung itu pula tedapat masjid tua yang sudah berumur ratusan tahun.

Budaya guyub di kampung itu terus terpupuk. Balai RW menjadi salah satu sarana bertemunya warga. Semua persoalan dan perkembangan kampung akan dibawa dalam setiap pertemuan rutin warga.

"Kami terus mempererat tali kebersamaan warga di balai ini," kata Ketua RW 14 Muhammad Muhdi.

Warga selalu mengadakan pertemuan rutin di Balai RW. Mulai dari menyosialisasikan program Pemkot hingga memecahkan persoalan kampung. Muhdi menyebutkan, warga cukup antusias saat digelar pertemuan RW.

Anggota DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyaksikan sendiri geliatnya aktivitas warga di Balai RW tersebut. "Ini kegiatan asli warga Rungkut Lor. Guyub dan peduli," tutur Adi.

Tampak para lansia dan ibu-ibu PKK dan kader lansia saling sapa. Para lansia memanfaatkan layanan pengobatan gratis lansia itu. Ini merupakan rangkaian kegiatan dalam satu bulan.

Kegiatan ibu-ibu PKK terbagi dalam empat kegiatan dalam sebulan. Yakni senam rutin lansia, pemeriksaan kesehatan gratis, pengajian dan yasinan, serta kegiatan Posyandu.

Adi yang hadir di Balai RW disambut hangat pengurus RW dan ibu-ibu PKK. Politisi PDIP ini mengapresiasi kegiatan warga. Selain bisa menjalin keakraban di antara warga, pertemuan rutin itulah roh kehidupan sosial yang sesungguhnya.

“Mereka bisa saling mendiskusikan setiap masalah kampung atau sekadar ngumpul," kata Adi. 

Kerja Bakti Jadi Budaya, Warga Rungkut Lor Senang Tak Lagi Banjir

Bertahun-tahun Tunggu Jembatan, Akhirnya Warga Senang Pembangunan Infrastruktur Tembus Kampung

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved