VIDEO Ayah Iri Keperawanan Anak Kandungnya Diserahkan Pacar, Pelaku Lakukan ini Seminggu Sekali

Video pengakuan seorang ayah yang iri keperawanan anak kandungnya diserahkan pacar dan memperkosa si anak selama 5 tahun ada di artikel ini.

SURYA.CO.ID, DEMAK - Video pengakuan seorang ayah yang iri keperawanan anak kandungnya diserahkan pacar dan memperkosa si anak selama 5 tahun bisa Anda tonton di artikel ini.

Ayah di Demak, Jawa Tengah yang iri keperawanan anaknya diserahkan ke pacar lalu memperkosanya kini telah ditangkap polisi.

Di Surabaya, Jawa Timur, ayah tega memperkosa anak kandungnya yang masih berusia di bawah umur juga terjadi.

Seperti diberitakan, jajaran Satreskrim Polres Demak, meringkus seorang ayah yang menghamili seorang anak perempuannya.

Pelaku yakni HN (51) warga Dusun Kedungwaru Lor RT 02/01 Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Pemuda Menyelinap di Kamar Nenek Lalu Memperkosanya, Korban Tak Kuasa Melawan karena Hal ini

Viral di WhatsApp (WA), Video Polisi Interogasi Jambret Menggunakan Ular. Begini Nasibnya Kini

Foto dan Video Marion Jola Berpose Mesra dengan Kekasihnya, Saling Genggam hingga Berpelukan

Jarang Terekspos Awal Karier Grace Natalie, Masuk Politik, hingga Punya Anak, Ini Faktanya

Baru Terekspose, Wajah Asli Krisdayanti Tanpa Makeup setelah Akui Lakukan Operasi Plastik

Petaka ini berawal saat HN mengajak putrinya ER untuk bersetubuh dengan dirinya sambil mengancam.

"Ayo, kowe nek rak gelem tak antemi, anakmu tak pateni. (Ayo bersetubuh, kalau kamu tidak mau saya setubuhi tak pukuli, anakmu akan saya bunuh)."

Meski berusaha menolak namun wanita ini tak kuasa lolos dari ancaman ayah kandungnya ini.

"Saya memiliki 4 orang anak, ER anak kedua saya. ER sebelumnya sudah punya anak hasil hubungan gelap dengan pacarnya,"ungkap HN kepada wartawan di Mapolres Demak, Senin (11/2/2019).

Lebih mengejutkan, pelaku mengaku iri dengan pacar ER.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved