Berita Tuban

Pria Tuban Ajak Istri Embat Sepeda Motor di 60 Lokasi : 'Sengaja Mengajaknya Karena Tak Ada Teman'

Pria Tuban ajak istri embat sepeda motor di 60 lokasi : 'sengaja mengajaknya karena tak ada teman'

Pria Tuban Ajak Istri Embat Sepeda Motor di 60 Lokasi : 'Sengaja Mengajaknya Karena Tak Ada Teman'
surya.co.id/m sudarsono
Pasangan suami istri pencuri kendaraan bermotor asal Tuban saat menjalani ungkap kasus di Mapolres, Selasa (12/2/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Masih ingatkah pasangan suami istri di Tuban yang ditangkap Satreskrim Polres setempat, Senin (4/2/2019) lalu?

Keduanya adalah Tri Endiyanto (suami) dan Serli Melisa Febriyanti (istri), warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek.

Mereka ditangkap karena mencuri kendaraan bermotor di 60 titik TKP wilayah hukum Polres Tuban.

Namun fakta lain mengejutkan pasangan yang ditangkap di Bangkalan, Madura, yaitu hasil curian diwujudkan untuk membeli barang-barang berharga.

"Untuk makan sehari-hari dan juga beli mobil Ayla warna merah, serta bangun rumah," kata Tri Endiyanto di atas kursi roda saat ungkap kasus, di Mapolres Tuban, Selasa (12/2/2019).

Selain itu, suami juga menyatakan alasannya mengajak istrinya untuk melakukan aksi kejahatan tersebut.

Menurutnya, alasan dia mengajak istrinya untuk mencuri karena tidak punya teman, sehingga tidak ada pilihan lain.

"Saya mengajak istri mencuri karena tidak ada teman," ucapnya sambil tertunduk malu di samping istrinya.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menyampaikan, pelaku ini ditangkap di Bangkalan Madura oleh anggota Reskrim.

Dalam menjalankan modusnya, pelaku mengendarai Scoopy untuk menuju tempat yang disasar.

"Bersama istri boncengan, lalu jika sudah di lokasi membawa motor orang lain, jadi balik bawa dua motor. Pakai alat bantu magnet dan kunci untuk menggondol," ungkap Kapolres.

Saat ditangkap, pelaku membawa mobil L 300 yang digunakan untuk memuat motor yang dicurinya.

Namun, pelaku pria sempat melawan ketika disuruh menunjukkan TKP yang ada di Tuban, sehingga polisi menembak ke dua kakinya dengan timah panas.

"Barang bukti yang diamankan yaitu motor Scoopy yang digunakan untuk mencuri, tiga sepeda motor hasil kejahatan, dan satu mobil L300. Motor dijual sekitar Rp 3-5 juta, sesuai kendaraannya," Pungkasnya.

Akibat perbuatannya, kedua pasutri ini dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved