Berita Pasuruan

Pasca Siswa SMP Gresik Hina dan Lecehkan Guru, Partai Ini Bikin Gerakan untuk Mulai Hormati Guru

Peristiwa penganiayaan guru oleh muridnya yang terjadi di SMP PGRI Wringinanom, Gresik ternyata banyak menyita perhatian masyarakat.

Pasca Siswa SMP Gresik Hina dan Lecehkan Guru, Partai Ini Bikin Gerakan untuk Mulai Hormati Guru
YouTube
Video siswa SMP PGRI Wringinanom, Gresik hina dan tantang gurunya, yang viral di media sosial 

SURYA.co.id | PASURUAN - Peristiwa penganiayaan guru oleh muridnya yang terjadi di SMP PGRI Wringinanom, Gresik ternyata banyak menyita perhatian masyarakat.

Perhatian itu salah satunya diberikan oleh DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan.

DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan langsung membuat sebuah diskusi untuk menyikapi fenomena seperti ini.

Kasus Gresik kemarin adalah kasus kekerasan terhadap guru oleh muridnya dari kasus sebelumnya yang sudah terjadi.

Dalam diskusi lintas elemen masyarakat itu, akhirnya DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan membuat gerakan seruan moral untuk menghormati guru sejak sekarang.

"Untuk sementara, kasus ini harus disikapi dengan tindakan atau gerakan seruan moral dari semua pihak. Tidak perlu mencari siapa yang salah, guru atau murid. Yang terpenting sekarang , ayo bersama-sama menggelorakan gerakan untuk hormati guru," kata Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono, Selasa (12/2/2019).

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan Joko Cahyoni saat melakukan diskusi dengan lintas elemen masyarakat
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Pasuruan Joko Cahyoni saat melakukan diskusi dengan lintas elemen masyarakat (surya.co.id/galih lintartika)

Ia pun menyampaikan, keberanian siswa zaman sekarang ini bukan dalam hal positif, tapi negatif. Ia mengajak, untuk memecahkan problem solvingnya.

Menurut dia, harus ada gerakan dari semua elemen masyarakat, baik dari pemerintahan, anggota dewan, kaum milenial atau apapun itu.

Maka dari itu, untuk tahap awal, pihaknya sudah mencetak sekitar 5.000 leaflet atau banner yang bertuliskan tentang guru dan seruan untuk menghormati guru sejak dini.

Isi leaflet atau banner itu diantaranya seperi ini :

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved