Grahadi

Beranda Grahadi

Pakde Karwo Berpamitan kepada Forkopimda Jatim dan Para Bupati/Walikota

Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo berpamitan kepada seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati/walikota.

Pakde Karwo Berpamitan kepada Forkopimda Jatim dan Para Bupati/Walikota
foto: istimewa/humas pemprov jatim
Gubernur Soekarwo didampingi Ny Nina Soekarwo salam komando dengan Khofifah Indar Parawansah dan Emil Elestianto Dardak yang juga didampingi istri Arumi Bachsin dalam acara Pamitan di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin malam (11/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo berpamitan kepada seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati/walikota dan tokoh masyarakat Jatim.

Sembari berpamitan, Pakde Karwo-sapaan akrabnya, juga menyampaikan kesan
dan pengalamannya selama sepuluh tahun memimpin Jatim.

“Saya bersama istri, kemudian Pak Wagub dan Bu Fatma, mohon pamit.
Selanjutnya, kereta atau kapal ini akan dilanjutkan oleh Bu Khofifah dan Pak Emil
Dardak,” kata Pakde Karwo saat Mohon Diri dan Silaturahmi dengan Forkopimda,
Bupati/Walikota, dan tokoh masyarakat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin,
(11/2/2019) malam.

Pakde Karwo mengatakan, telah banyak kenangan manis dan pengalaman
berkesan selama memimpin Jatim.

Diantaranya, dewasanya masyarakat Jatim dalam berdemokrasi, sangat berpikiran terbuka atau open minded, serta mampu hidup berdampingan secara damai, meskipun terdiri atas berbagai suku, agama, dan ras.

“Masyarakat Jatim yang plural, dapat berjalan bersama dan saling berdampingan,
serta terbuka atas hal-hal baru yang baik, dan sungguh-sungguh meneruskan nilai-nilai
lama yang baik dalam kehidupan,” puji Pakde Karwo seraya menambahkan bahwa inilah
cerminan Indonesia yang dicita-citakan para pendiri bangsa.

Orang nomor satu di Jatim ini juga mengapresiasi terhadap harmonisnya hubungan
antara eksekutif dan legislatif; Dimana dalam sepuluh tahun ini, tidak pernah sekalipun
dirinya bersama anggota DPRD Jatim melakukan pengambilan keputusan dengan cara
voting, melainkan mengedepankan musyawarah mufakat.

“Memang perlu waktu lebih lama di musyawarah mufakat, tapi itu cara dan nilai
yang sangat baik,” ujar Pakde Karwo.

Pakde mengatakan DPRD Jatim juga telah berkontribusi dalam membangun kultur politik, dengan landasan yang landai dalam setiap pergantian pemerintah di masa transisi.

Gubernur kelahiran Madiun ini juga mengatakan dirinya bersyukur dikelilingi
oleh orang-orang hebat, khususnya para tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang sudah
bekerjasama dengan solid.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved