Persegres Gresik

Musim ini Persegres Gresik Gandeng Apparel Asal Tuban, Jersey Terbaru Penuh Filosofi 

CEO Persegres Gresik, Angga Adi Perdana mengatakan, timnya selama satu musim penuh bekerjasama dengan apparel lokal.

Musim ini Persegres Gresik Gandeng Apparel Asal Tuban, Jersey Terbaru Penuh Filosofi 
foto: willy abraham
CEO Persegres, Angga Adi Perdana (kanan) bersama pelatih baru Khusaeri di sebuah Cafe, Senin (11/2/2019).  

SURYA.co.id | GRESIK - Persegres Gresik resmi menggandeng apparel asal Tuban untuk mengarungi musim 2019. Jersey terbaru tim Laskar Joko Samudro penuh filosofi.

CEO Persegres Gresik, Angga Adi Perdana mengatakan, timnya selama satu musim penuh bekerjasama dengan apparel lokal.

"Apparel Gendoel dari Tuban," ujarnya, Selasa (12/2/2019).

Pengenalan jersey sendiri dilakukan di sebuah Cafe di Gresik pada malam hari. Selain mengenalkan jersey, Persegres juga menunjuk Khusaeri sebagai pelatih baru.

Didominasi warna kuning dengan kombinasi biru di bagian pundak hingga lengan. Tema yang diusung adalah kebangkitan.

Ditengah jersey terdapat mozaik yang menggambarkan semangat dan penegasan identitas Kabupaten Gresik.

"Mozaik Joko Samudro itu melambangkan perjuangan, juga ada gapura Sunan Girinya," tambahnya.

Untuk Jersey kedua, pihaknya masih menutup rapat-rapat. "Kalau itu nanti saja surprise," kata Angga sambil tertawa.

Pada musim ini, meski liga belum jelas, Persegres tetap mendekati beberapa sponsor. Menurutnya terlalu riskan mendekati sponsor setelah adanya kejelasan Liga.

"Ada beberapa cuman belum bisa di publikasi, ada yang dari Gresik, ada yang Nasional, nanti sureprise," tutupnya.

Persegres memang terdegradasi ke Liga 3 berada di zona Degradasi. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Samudro memiliki peluang menggantikan slot PSMP di Liga 2 akibat kasus dugaan pengaturan skor, karena memiliki poin yang paling banyak dibanding tim degradasi lainnya.

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved