Lapor Cak

Mesin Rusak, Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan di Kantor Pos Mandeg

Beberapa bulan terakhir, masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya tak bisa lagi membayar pajak kendaraan di Kantor Pos.

Mesin Rusak, Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan di Kantor Pos Mandeg
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Layanan di salah satu kantor pos di Surabaya. Saat ini, layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor tak bisa dilayani di kantor pos karena mesin rusak. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Beberapa bulan terakhir, masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya tak bisa lagi membayar pajak kendaraan di Kantor Pos.

Kembali seperti semula, satu-satunya tempat untuk membayar pajak kendaraan bermotor kini hanya di kantor Samsat. 

"Mesinnya rusak sehingga tidak bisa melayani pembayaran pajak kendaraan di sini. Sudah lama kok," ucap Petugas Kantor Pos Surabaya Utara di Jl Kebonrejo, Selasa (13/2/2019)

Meski sudah tidak bisa melayani pembayaran pajak kendaraan, namun masih ada loket untuk mencetak notice pajak kendaraan. Bahkan tulisan "loket pencetakan notice pajak kendaraan" itu masih tertempel di salah satu loket layanan.

Di Kantor Pos tersebut, loket khusus itu berada di loket 24. Saat surya mengecek loket tersebut, memang kini tak lagi melayani pembayaran sekaligus pencetakan notice pajak. "Ada kalau enam bulan rusak," ucap petugas tadi.

Meski sudah lama dinyatakan rusak, namun belum ada perbaikan. Pihak Kantor Pos merasa hanya kebagian tempat untuk membantu membuka layanan pembayaran pajak kendaraan. Sebab alat cetak notice pajak kendaraan itu milik Samsat.

Hal yang sama juga ditemui di Kantor Pos seberang Gedung Grahadi. Di kantor pos ini juga sudah tidak melayani pencetakan notice pajak kendaraan. "Mesin cetaknya mati sudah lama," terang petugas loket perempuan.

Disampaikan Petugas perempuan ini, pihak kantor pos masih melayani pembayaran pajak kendaraan. Namun untuk mencetak notice pajak yang biasanya mirip STNK itu yang tidak bisa. Data itu terhubung dengan data base di Kantor Samsat.

Layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui Kantor Pos cabang sudah berlangsung lama. Sejak dibuka banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut. Terutama di daerah kabupaten akan lebih dekat dengan kampung.

Warga juga bisa dimanjakan karena ada layananan antar juga. Namun akan dikenakan biaya. Akan berlaku biaya administrasi membayar pajak kendaraan itu. Di Surabaya selama ini relatif kurang diminati karena ada tambahan biaya administatif.

Layanan di Kantor Pos, wajib pajak juga tidak bisa menikmati notice pembayaran pajak langsung jadi. Mereka masih menunggu keesokan harinya. Saat ini, ada 45 kantor cabang Kantor Pos yang melayani pembayaran pajak kendaraan tersebut.

"Masukan dan dievaluasi kalau hasil cetakan notice pajak kendaraan tidak bisa bertahan lama. Cepat luntur sehingga sedang kami sempurnakan. Ada yang sudah tuntas," kata Administratur Layanan Kantor Samsat Surabaya Timur (Manyar), Bambang Sutikno 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved