Berita Pamekasan

Harga Cabai di Pamekasan Malah Anjlok Jelang Panen, Begini Keluhan Petani

Petani cabai rawit di Pamekasan mengeluhkan harga cabai rawit murah padahal akan panen

Harga Cabai di Pamekasan Malah Anjlok Jelang Panen, Begini Keluhan Petani
surya/haorrahman
ILustrasi petani cabai 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Petani cabai rawit di Pamekasan mengeluhkan harga cabai rawit murah. Mulai awal Januari hingga kini selalu ada penurunan harga. Saat ini harga cabai menurun hingga Rp 1.000 (seribu) per kg.

Mistiyah (23) salah satu petani Cabai Rawait asal Desa Bujur Timur Pamekasan meminta kepada pemerintah untuk menaikkan harga cabai.

“Saya minta kepada pemerintah Pamekasan dengan serius menangani harga cabai agar tidak merugikan masyarakat,” ungkap Mistiyah kepada Tribunmadura.com, Selasa (12/2/2019).

Saat ini tanaman cabai miliknya sudah mulai panen, tapi ia mengeluh lantaran harga cabai anjlok.

“Saat ini sudah memasuki masa panen, tapi malah harganya sudah anjlok,” katanya.

Menurutnya, saat memasuki masa panen raya harga cabai sering kali anjlok dan tentu sangat merungikan masyarakat petani.

“Jika harga murah petani pasti dirugikan, karena biaya perawatan cabai itu mahal,” pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved