Berita Tulungagung

Terdakwa Ujaran Kebencian di Tulungagung Juga Pernah Mengancam Bunuh Dengan Ilmu Hitam

Tersangka kasus ujaran kebencian di medsos, Rohmad Koerniawan alias Wawan Thekle alias Puji Ati akhirnya disidangkan Pengadilan Negeri Tulungagung

Terdakwa Ujaran Kebencian di Tulungagung Juga Pernah Mengancam Bunuh Dengan Ilmu Hitam
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Rohmad Koerniawan alias Wawan Thekle menghadapi sidang dakwaan. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Tersangka kasus ujaran kebencian di media sosial, Rohmad Koerniawan alias Wawan Thekle alias Puji Ati akhirnya disidangkan Pengadilan Negeri Tulungagung, Senin (11/2/2019).

Wawan sebelumnya menggunakan akun Facebook dengan nama Puji Ati dan Imam Insani untuk menyebarkan kebencian pada pihak tertentu.

Sidang perdana, pembacaan dakwaan ini, Wawan ternyata bukan hanya menyebarkan kebencian.

Ia juga mengeluarkan ancaman pembunuhan terhadap anak dari Partin dan Sugito, perantara penjualan tanah di Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan.

Ancaman itu dikirim melalui aplikasi Whatsapp.

Pesan itu berbunyi, "Pringsedapur menunggu keluarga anda jika benar tanah itu jatuh kepada Tatik, 7 hari anakmu harus mati bayan, matilah kau fto mu sudah aku bawa1 minggu anakmu mati."

Pringsedapur adalah ilmu hitam yang bertujuan menghabisi isi keluarga yang tinggal di rumah tertentu.

Isi ancaman itu diungkapkan dalam surat dakwaan, yang dibacakan hakim ketua Johanis Hehamoni, yang juga Ketua PN Tulungagung.

Keseharian Wawan selama ini memang kerap bersikap aneh.

Misalnya dia sering ditemukan telentang di antara rumput gajah, sambil memainkan telepon genggam.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved