DPRD Surabaya

Siapkan Dana Rp 2 Miliar untuk Bangun kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kapasan Dalam Surabaya

Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji berhasil menggandeng sebuah perkumpulan warga Tionghoa yang diketuai Alim Markus.

Siapkan Dana Rp 2 Miliar untuk Bangun kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Kapasan Dalam Surabaya
surya.co.id/nuraini faiq
BANTU KORBAN - Liem Ou Yen (baju batik, berkacamata) bersama Ketua DPRD Surabaya Armuji saat meninjau lokasi rumah warga korban kebakaran, Senin (11/2/2019). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji berhasil menggandeng sebuah perkumpulan warga Tionghoa yang diketuai Alim Markus, untuk diajak membantu para korban kebakaran di Kapasan Dalam, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto.

Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya telah berhasil mengumpulkan dana, setidaknya sudah disiapkan dana Rp 2 miliar.

Dana dari para donatur itu untuk membantu merealisasikan pembangunan rumah kembali para korban kebakaran di Kapasan Dalam.

"Kami mengundang banyak donatur lagi untuk peduli kepada yang membutuhkan. Uluran tangan kita dinantikan," kata Liem Ou Yen dari Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, yang bersama Armuji menemui para korban di Kapasan Dalam, Surabaya, Senin (11/2/2019).

Saat ini, setiap rumah yang ludes terbakar tengah dibantu Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos) sebesar Rp 33 juta. Namun angka ini diyakini belum bisa mewujudkan kembali rumah mereka untuk bisa kembali ditempati. Setidaknya masing-masing kepala keluarga butuh dana antara Rp 75 juta-Rp 100 juta.

Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya tengah mengupayakan bantuan pembangunan kembali 17 rumah yang menjadi korban kebakaran. Kelompok masyarakat ini sebelumnya pernah membantu korban bencana gempa di Palu untuk rehabilitasi rumah Rp 5 miliar.

Warga Kapasan Dalam yang menjadi korban musibah kebakaran itu merasa terbantu dengan kepedulian semua pihak. Termasuk ada Ketua DPRD mau datang. Warga selama ini mencari bantuan kemana-mana hingga ada uluran tangan dari Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya.

"Kalau hanya menunggu bantuan dari satu pihak, akan lama sekali. Jadi, kami memberikan donasi untuk mempercepat pembangunan sekaligus membantu sesama," kata Liem.

Namun, paguyuban ini masih belum bisa berbuat apa-apa dalam membantu melakukan pembangunan rumah warga terdampak kebakaran. Sebab, saat ini yang berhak membangun kembali rumah korban adalah Dinsos.

Ketua DPRD Armuji menyarankan kepada Pemkot untuk segera menuntaskan rehabilitasi rumah korban keabakaran di Kapasan Dalam. Kemudian pemkot segera melakukan serah terima pengerjaan kepada paguyuban pada saat habis masa pengerjaan.

Hal itu agar membuat paguyuban langsung bisa meneruskan pembangunan rumah korban kebakaran ini.

"Pihak lain kalau mau ikut mempercepat realisasi pembangunan rumah kembali, juga terbuka. Kami apresiasi kepada paguyuban yang peduli," kata Cak Ji. (fai)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved