Berita Situbondo

Setelah Berdemo, Forpimda Situbondo Ajak Mahasiswa PMII Dialog terkait Dugaan Korupsi DBHCT

Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Situbondo mengajak dialog puluhan mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII).

Setelah Berdemo, Forpimda Situbondo Ajak Mahasiswa PMII Dialog terkait Dugaan Korupsi DBHCT
surya.co.id/izi hartono
Suasana dialog antara Forpimda Situbondo dengan Mahasiswa PMII di Kantor Pemkab Situbondo, Senin (11/2/2019). 

SURYA.co.id | SITUBONDO- Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Situbondo mengajak dialog puluhan mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Cabang Situbonso, Senin (11/2/2019).

Dialog berlangsung di ruang Baluran tersebut, Bupati Dadang Wigiarto menegaskan selam dua tahu ini pihaknya sudah berupaya mengubah mindset sampai dengan prilaku pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo.

"Ini tidak mudah, bahkan saya bersama Pak Wabub ngajak berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Antara lain Dandim, Kejaksaandan Kapolisian kita ajak," ujar Bupati Dadang dalam dialog bersama mahasiswa PMII Situbondo.

Selain itu, lanjut Dadang, pihaknya telah menugaskan staf yang diberi piranti aplikasi untuk melaporkan atasannya dengan tembusan bupati, wakil bupati, Kapolres, Kajari dan Dandim serta Inspektorat sebagai cara untuk mendeteksi dini.

"Kita sudah berupaya perubahan mindset ASN keluar dari zona nyaman," katanya.

Meskipun belum sukses membangun zona integritas, kata Dadang, pihaknya bersama jajaran Polres dan Kejaksaan membangun bersama sama zona integritas.

"Pemerintan pusat telah memberikan penghargaan yang luar biasa kepada kabupaten kita sebagai romodel pendekatan hukum yang sangat istimewah. Salah satunya kejaksaan mendapat empat penghargaan dan kepolisian Resort Situbondo mendapat penghargaan sebagai zona integritas," jelasnya.

Bupati Dadang menambahkan pihaknya mendukung dan berstatmen menyerahkan kasus itu kepada kejaksaan dan kepolisian.

Selain itu, pihaknya meminta untuk menghormati kewenangan intansi , yaitu kejaksaan dan kepolisian agar apa yang menjadi tuntutan para mahasiwa itu bisa dimaknai tidak pernah ragu dan tidak tegas.

"Jadi kalau nanti sudah ingkrah, pasti dipecat tidak terhormat. Saya rasa ini masalah komunikasi saja, mahasiswa berkomunikasi melalu demo dan tetapi alhamdulillah bisa diajak untuk duduk bersama berdialog," kata bupati Dadang.

Halaman
12
Penulis: Izi Hartono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved