Berita Trenggalek

Satu Korban Miras Dibawa ke RS Trenggalek Masih Sadar, Tak Lama Kondisinya Memburuk dan Tewas

Satu korban miras dibawa ke RS Soedomo Trenggalek dalam kondisi sadar, tak lama kondisinya memburuk dan meninggal dunia

Satu Korban Miras Dibawa ke RS Trenggalek Masih Sadar, Tak Lama Kondisinya Memburuk dan Tewas
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi, korban keracunan miras dirawat di ruang IRD RSUD Dr Soetomo Surabaya, Minggu (19/8/2018). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - RSUD dr Soedomo Trenggalek sempat merawat dua warga yang diduga keracunan miras oplosan, Sabtu (9/2/2019).

Keduanya adalah tersebut adalah HR (45) warga Kecamatan Watulimo serta ES (35) warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

Namun nyawa ES tidak tertolong Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

"Saat itu ES langsung datang ke RSUD dr Soedomo masih dalam keadaan sadar," terang Humas RSUD dr Soedomo, Sujiono.

Namun selang beberapa jam kondisi ES terus memburuk.

Ia sempat dalam kondisi kritis dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) hingga akhirnya meninggal dunia.

Sementara HR datang ke IGD RSUD dr Soedomo sebagai pasien rujukan Puskesmas Watulimo.

Ia sempat dirawat di yellow zone (zona semi kritis). Namun karena kondisinya memburuk, HR dipindah ke red zone (zona kritis).

"Pasien mengalami gangguan penglihatan," tambah Sujiono.

Sebelumnya tujuh orang menggelar pesta miras di malam Pilkada serentak, Jumat (8/2/2019) malam.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved