Berita Gresik

Psikolog Sesalkan Viralnya Video Murid SMP di Gresik yang Merokok di Kelas dan Menantang Guru

Psikolog menganggap direkam dan diedarkannya aksi murid SMP di Gresik yang merokok di kelas dan menantang guru adalah sesuatu yang berbahaya.

Psikolog Sesalkan Viralnya Video Murid SMP di Gresik yang Merokok di Kelas dan Menantang Guru
SURYA.CO.ID/YOUTUBE
Seorang pelajar SMP di Gresik berani merokok di dalam kelas dan menantang guru. Beredarnya video ini dianggap sesuatu yang berbahaya oleh psikolog Universitas Hang Tuah, Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA - Psikolog Universitas Hang Tuah Surabaya, Dewi Mustami'ah menyesalkan viralnya video murid SMP di Gresik yang merokok di dalam kelas dan menantang guru. 

Dalam teori modeling, menurut dia, efek viralnya perekaman perilaku tersebut dapat berdampak kepada orang lain untuk meniru tindakan tersebut.

"Teori modeling (meniru). Orang yang merekam itu tujuannya apa, kalau perbaikan tidak masalah tapi kalau orang tidak tahu justru meniru bahwa dengan cara seperti itu 'menyelesaikan masalah' yang penting terpuaskan, itu tidak baik," kata Dewi Mustami'ah, Senin (11/2/2019).

Masalah perilaku siswa terutama remaja dalam rekaman kejadian tersebut, menurutnya, sebagai aspek emosi dan krisis identitas siswa.

Mereka (siswa-siswi) terutama perekam kejadian tersebut dinilai belum dapat memahami baik-buruk viralnya kejadian tersebut.

"Justru ketika melakukan perlawanan dan direkam, tidak semua anak paham itu aib buat dia dan justru krisis identitas yang bahaya di situ. Idealnya tidak direkam, tapi diingatkan dan dilerai. Tapi, (peleraian) tidak dilakukan di lingkungan, justru menjadikan hal yang patut ditonton," kata Dosen yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah.

Trenyuh Lihat Guru Nur Khalim Dipersekusi Murid, Hotman Paris Siap Beri Hadiah, Biar Berwibawa

Pesan Kapolres Gresik ke Nur Khalim, Guru yang Ditantang Muridnya Sendiri di Sekolah

Tanggapan Pakar Pendidikan Jatim Soal Murid SMP yang Merokok dan Menantang Gurunya di Gresik

Dewi berharap, tidak hanya AA yang mendapat tindakan teguran namun juga semua siswa-siswi di dalam lingkungan tersebut tentang layaknya objek tontonan kejadian tersebut.

Terlebih aturan di lingkungan sekolah membawa handphone, merekam tindakan tidak terpuji yang kemudian menjadi viral.

"Sepertinya, orang harus belajar mana yang layak direkam. Yang harus diajari tidak hanya pelaku tapi yang merekam video tersebut di lingkungan itu, apakah itu menjadi bukti teguran atau justru tujuan tontonan," kata Dewi.

Terlihat dalam video berdurasi 50 detik tersebut, siswa-siswa di lingkungan kelas justru terdengar terbahak melihat perilaku tidak terpuji dari rekannya AA.

"Kalau rekaman ini sebagai bukti tidak berani mengingatkan dan diberikan ke pihak kepala sekolah, guru itu tidak apa-apa, tapi kalau tujuannya 'hebat ya, kamu berani melawan guru' ini justru agresivitas laten, ini bahaya," kata dia.

Sebab, bahaya agresif laten justru dapat dimungkinkan memunculkan tindakan yang sama meniru dari rekaman video tersebut.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved