Berita Situbondo

PMII Situbondo Kembali Berunjuk Rasa Desak Usut ASN Diduga Terlibat Korupsi Cukai Tembakau

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Situbondo kembali menggelar unjuk rasa di kantor Pemkab Situbondo, Senin (11/02/2019).

PMII Situbondo Kembali Berunjuk Rasa Desak Usut ASN Diduga Terlibat Korupsi Cukai Tembakau
surya.co.id/izi hartono
Para mahasiswa PMII Situbondo berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab Situbondo, Senin (11/2/2019). 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Situbondo kembali menggelar unjuk rasa di kantor Pemkab Situbondo, Senin (11/02/2019).

Aksi kali kedua ini, mereka mendesak pengusutan terhadap Aparatur Sipil Negara ( ASN) diduga terlibat kasus korupsi Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) tahun 2015.

Puluhan mahasiswa melakukan aksi jalan kaki dari jalan Raya Basuki Rahmad menuju kantor Pemkab Situbondo.

Sebelumnya para mahasiswa bahkan menggelar orasi di perempatan jalan pos 90 satuan lalu lintas, tepatnya di areal alun alun kota Situbondo.

Beberapa tuntutan mahasiswa kali ini, di antaranya meminta bupati untuk mencopot ASN yang diduga terlibat serta bupati wajib mendukung Kejari dalam pemeriksaan kasus DBHCT.

Selain itu meminta Sekda untuk mengklarifikasi terkait keterlibatannya dalam kasus DBHCT.

Mahasiwa juga meminta DPRD membentuk Pansus untuk mendalami dan menyelidiki kasus DBHCT dan memaparkan hasil Pansus secara terbuka.

Serta meminta komisi satu untuk mengirim surat kepada Tipikor untuk memerikaa Sekda dan ASN yang diduga terlibat kasus DBHCT dan membuat rekomendasi bupati untuk memecat ASN yang terlibat kasus DBHCT.

Salah seorang orator aksi, Muhammad Qusyairi mengatakan, setelah sebelumnya tidak ada penyelesaiannya, PMII mengatur kembali berunjuk rasa jilid kedua untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan ASN di Kabupaten Situbondo.

"PMII merespons perkembangan di Kabupaten Situbondo, karena PMII bukan organisasi yang receh dan PMII merupakan organisasi memiliki gagasan tinggi," kata Muhammad Qusyairi dalam orasinya.

Dikatakan, demonstrasi merupakan persoalan terakhir sebagai bentuk keseriusan PMII mengawal kasus - kasus korupsi DBHCT yang dilakukan ASN di Kabupaten Situbondo.

"Kami tidak akan pernah berhenti mengawal kasus ini sampai kemudian ada akhir permasalahan ini. Oleh karena itu Pak Bupati kami melakukan demonstrasi kali ini ingin diskusi dan menyampaikan aspirasi serta mengklarifikasi benar tidaknya kasus DBHCT dilakukan oknum ASN," jelasnya.

Setelah beberapa saat berorasi dan negosiasi, akhirnya seluruh anggota demonstrasi dari aktivis PMII Cabang Situbondo dipersilahkan masuk ke ruang pertemuan Baluran Pemkab Situbondo untuk berdiskusi dengan Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto serta Sekretaris Daerah, Suyaifullah.

Diskusi dipandu langsung oleh Dandim 0823, Letkol Inf Akhmad Juni Toa dan dihadiri Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono serta Kejari Situbondo, Nur Slamet dan Wabub, Ir Yoyok Mulyadi. 

Penulis: Izi Hartono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved