Berita Mojokerto

Pasca Robohnya Ruang Kelas, Siswa MTs Bahrul Ulum Mojokerto Belajar di Teras Sekolah dan Musala

Pasca kejadian robohnya atap kelas VII, seluruh siswa MTs Bahrul Ulum terpaksa belajar di teras dan mushola sekolah.

Pasca Robohnya Ruang Kelas, Siswa MTs Bahrul Ulum Mojokerto Belajar di Teras Sekolah dan Musala
surya.co.id/danendra kusumawardana
Para siswa kelas VII MTs Bahrul Ulum Mojokerto terpaksa belajar di teras sekolah pasca kejadian atap roboh, Senin (11/2/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO-  Pasca kejadian robohnya atap kelas VII, seluruh siswa MTs Bahrul Ulum terpaksa belajar di teras dan mushola sekolah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kami pindah ke lokasi yang lebih aman. Kelas VII belajar di teras depan ruangan MI (Madrasah Ibtidaiyah), kelas VIII di dalam kelas MI dan kelas IX di Musholla," kata Kepala Sekolah MTs Bahrul Ulum A H Shofwan, Senin (11/2).

Meskipun belajar di tempat seadanya, para siswa tetap bersemangat. Mereka menyimak baik-baik penjelasan guru sembari mencatatnya di buku tulis.

"Hari ini kegiatan belajar mengajar mulai kembali efektif. Sebelumnya, Sabtu (9/2) sekolah kami liburkan," terangnya.

Salah satu siswi kelas IX, Karin Oktavia (14) berharap agar pihak sekolah segera melakukan perbaikan kelas. Sebab, dirinya khawatir kejadian robohnya atap kembali terulang.

"Rasa trauma memang sedikit ada. Meski saya saat itu tidak berada di ruang kelas VII, letak ruang kelas IX berdampingan. Saya berharap kelas segera di benahi, agar kami nyaman saat belajar, tak lagi takut atap roboh," harapnya.

Shofwan menimpali, rencananya dalam waktu dekat ruangan tiga kelas akan segera direhab. Pihaknya, mendapat suntikan dana dari alumni dan dinas terkait.

"Kami mendapatkan bantuan dari teman-teman alumni. Kami akan segera merehab ruang kelas," timpalnya.

Sementara itu, Muhammad Zainut Tamam Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasipenma) Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto mengatakan, pihaknya bersama Kelompok Kerja Madrasah Kabupaten Mojokerto mengadakan pertemuan usai kejadian atap roboh di MTs Bahrul Ulum di Dusun Warugunung Lor, Desa Kupang Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Hasil pertemuan tersebut, Kelompok Kerja Madrasah akan membantu perbaikan kelas.

"Kelompok Kerja Madrasah bersolidaritas membantu meringankan beban MTs Bahrul Ulum. Teman-teman Kelompok Kerja Madrasah akan memberikan bantuan tersebut Rabu (13/2)," katanya.

Zainut menjelaskan, untuk Kementerian Agama Kabupaten sendiri tidak ada anggaran dana perbaikan. Sebab, MTs Bahrul Ulum milik yayasan (masyarakat).

"Namun kami telah melaporkan kejadian ini ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur. Laporan itu sudah diteruskan ke Kementerian Agama Pusat," tandasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved