Berita Surabaya

Khofifah - Emil Tak Langsung ke Grahadi Surabaya Usai Dilantik Jokowi, tapi Kunjungi KPK dan BKP

Khofifah - Emil Tak Langsung ke Grahadi Surabaya Usai Dilantik Jokowi, tapi Kunjungi KPK dan BKP

Khofifah - Emil Tak Langsung ke Grahadi Surabaya Usai Dilantik Jokowi, tapi Kunjungi KPK dan BKP
surabaya.tribunnews.com/Faimatuz Zahro
Khofifah dan Emil di arena debat publik perdana yang digelar oleh KPU Jatim, Selasa (10/4/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak tidak langsung ke gedung negera Grahadi Surabaya usai dilantik pada 13 Februari 2019 mendatang di Istana Negara oleh Presiden Jokowi

 Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak akan keliling ke sejumlah instansi hukum di Jakarta. Usai dari Istana Negara, keduanya dan tim akan bertolak ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya hari kedua, Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak berkunjung ke BPK.

Kunjungan ke instansi negara yang erat hubungannya dengan hukum itu dilakukan sebagai komitmen agar KPK dan BPK ke depan mengawal pemerintahan Jawa Timur yang bersih dan bebas korupsi.

"Usai pelantikan, kita rencananya ke KPK. Balik ke Surabaya Insy Alllah hari Kamisnya, setelah kita kunjungan ke BPK," kata Khofifah, Senin (11/2/2019).

Kunjungan tersebut dilakukan juga dalam rangka ajang anjang sana Khofifah - Emil sebagai kepala daerah Jawa Timur yang akan memimpin lima tahun ke depan.

Setelah dari BPK baru rencananya Khofifah akan kembali ke Surabaya dan diarak oleh relawan, pendukung, muslimat dan syukuran di Grahadi.

Di sisi lain Jubir Tim Navigasi KH Zahrul Azhar As'ad mengatakan, rencananya begitu dilantik, Khofifah dan Emil Dardak akan melakukan anjang sana ke sejumlah instansi pemerintah penegak hukum. Salah satunya KPK.

"Beliau ingin menekankan clean governance itu adalah yang utama. Maka beliau ingin beranjang sana salah satunya ke KPK dan beberapa pihak penegak hukum untuk meminta didukung dan dikawal ke depannya dalam menjalankan pemerintahan," urai Gus Hans.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved