Pilpres 2019

Ketum PA 212 Slamet Maarif Jadi Tersangka, Fadli Zon : Ada Upaya Bungkam Pemenangan Prabowo-Sandi

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi penetapan tersangka kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif.

Ketum PA 212 Slamet Maarif Jadi Tersangka, Fadli Zon : Ada Upaya Bungkam Pemenangan Prabowo-Sandi
Tribunsolo.com/Eka Fitriani
Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, saat akan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo, Kamis (7/2/2019). Ketum PA 212 Slamet Maarif Jadi Tersangka, Fadli Zon : Ada Upaya Bungkam Pemenangan Prabowo-Sandi 

SURYA.co.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi penetapan tersangka kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif.

Sekadar diketahui,  selama ini PA 212 berada di barisan pemenangan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi.

Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Solo, Jawa Tengah kasus dugaan pelanggaran kampanye. Polisi pun mengeluarkan surat penetapan tersangka pada Jumat (7/2/2019) atau sehari setelah Slamet Maarif diperiksa sebagai saksi, Kamis (8/2/2019).

Pada Rabu (13/2/2019), Polresta Solo akan kembali memeriksa Ketum PA 212 itu sebagai tersangka.

Alasan Pendiri Gerindra Membelot Dukung Jokowi, Prabowo Tak Bisa Lakukan 5 Tahun ke Depan

7 Orang Trenggalek Keracunan Miras, 3 Orang Tewas, Diduga Beli Pakai Uang Kades

Namun, pemeriksaan nanti tidak akan dilakukan di Polresta Solo, melainkan di Mapolda Jawa Tengah guna menjaga keamanan.

Fadli Zon yang juga nggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) itu menuturkan, pihaknya akan membela Slamet Maarif yang juga Wakil Ketua BPN.

"Saya kira kami akan bela habis-habisan tentu saja. Karena menurut saya ini (proses hukum terhadap Slamet) tidak perlu," ujar Fadli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2/2019) seperti dikutip dari Kompas.com.

"Kalau kita lihat apa yang terjadi ini kan bersifat administratif saja ya. Jangan dikriminalisasi. Banyak juga pelanggaran yang dilakukan paslon 01 tapi tidak ditindaklanjuti," ucapnya.

Di sisi lain, Fadli Zon menilai, saat ini ada upaya untuk membungkam kritik sekaligus menghambat kerja-kerja pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Video Viral Siswa SMP Gresik Tantang Guru Berakhir Maaf dan Air Mata, Ini Penjelasan Psikolog

UPDATE - Setelah Hotman Paris, Guru di Gresik yang Ditantang Siswa SMP Banjir Dukungan dari Aleg

Hal itu, kata Fadli, ditunjukkan dengan adanya sejumlah kasus hukum yang menjerat tokoh-tokoh di kubu Prabowo-Sandiaga.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved