Berita Surabaya

Gus Ipul Beri Masukan Soal Banjir di Sampang dan Pasuruan pada Khofifah

Gus Ipul juga menyebut masalah utama yang harus segera diatasi adalah pengangguran, kemiskinan, daya dukung infrastruktur dan banjir.

Gus Ipul Beri Masukan Soal Banjir di Sampang dan Pasuruan pada Khofifah
surya.co.id/fatimatuz zahroh
Wagub Saifullah Yusuf saat berkunjung ke rumah Khofifah, Minggu (10/2/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2024 2019 Khofifah Indar Parawansa menyebut pertemuannya dengan Wagub Saifullah Yusuf, Minggu (10/2/2019) malam juga membahas masukan-masukan strategis.

Seperti banjir di Pasuruan dan Sampang. Dua hal yang menjadi masukan itu dikatakan Khofifah masuk dalam bagian yang harus dipikirkan untuk masuk di program prioritas Khofifah-Emil.

"Kita tahu setahun bisa tiga kali lho dalam setahun banjir di kawasan Sampang akibat sungai Kemuning. Itu catatan yang diberikan beliau, supaya yang nanti program-program pengembangan infrastruktur termasuk DAS yang juga masuk dalam struktur pemerintah pusat sebaiknya memang kita koordinasikan dan sinergikan supaya skala prioritasnya sesuai dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat," kata Khofifah, Senin (11/2/2019).

Selain itu ada juga di Pasuruan daerah Keraton juga terjadi banjir menahun. Sehingga butuh ada prioritas juga pengembangan daerah aliran sungai di titik tersebut.

Kalau prioritas pembangunan DAS di titik Keratorn dan sungai Kemuning maka perubahannya akan langsung dirasakan masyarakat

"Jadi hal hal semacam ini, karena beliau sudah 10 tahun berpengalaman menjadi bagian pembangunan di Jatim, maka masukan itu jadii masukan penting," ucap Khofifah.

Sebagimana disebutkan sebelumnya Gus Ipul yang juga rival Khofifah dalam Pilgub Jatim 2018 akhirnya sowan ke kediaman Khofifah di bilangan Jemursari VIII.

Pertemuan keduanya merupakan kali pertama usai berkompetisi politik yang menyatakan Khofifah dan Emil Dardak sebagai kepala daerah terpilih.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul selain mengundang Khofifah dalam acara Pramuka Bersalawat, Selasa (12/2/2019), juga dimanfaatkan untuk saling berbagi masukan untuk kemajuan Jawa Timur.

"Saya memberi masukan sediki. Tentu Bu Khofifah tahu persis masalah Jatim. Saya akan berikan masukan yang saya tau, tentang banjir dan juga masalah pramuka itu sifatnya masukan," kata Gus Ipul.

Ia berharap nanti dalam lima tahun Bu Khofifah memimpin bisa membuat sesuatu yang bisa mengungkit kemajuan Jatim lebih cepat.

"Sekarang alhamdulillah ya ada kemajuan dibanding sepuluh tahun yang lalu. Tapi menurut saya masih normal-normal saja. Jadi saya harap Bu Khofifah bisa melakukan yang lebih cepat dari itu," ucapnya.

Gus Ipul juga menyebut masalah utama yang harus segera diatasi adalah pengangguran, kemiskinan, daya dukung infrastruktur dan banjir.

"Saya senang dengan penjelasan Bu Khofifah yang sekarang sudah merancang progran 99 hari ke depan dengan melibatkan tim transisi yang sudah bekerja. Ini untuk memastikan setelah bu Khofifah dilantik bisa langsung bekerja dan saya siap mendukung sesuai deengan kemampuan saya," pungkas Gus Ipul.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved