Berita Jember

Bupati Jember Berangkatkan Pengantar Dokumen Adminduk

Bupati Jember, Faida, melepas personel Pendapa Express yang bertugas mengantarkan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) ke rumah warga.

Bupati Jember Berangkatkan Pengantar Dokumen Adminduk
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Bupati Jember, Faida, melepas personel Pendapa Express yang bertugas mengantar dokumen adminduk ke rumah-rumah warga. 

SURYA.co.id | JEMBER - Bupati Jember, Faida, melepas personel Pendapa Express dari Pendapa Wahyawibawagraha, Jember, Senin (11/2/2019). Ada 45 orang dalam tim Pendapa Express yang diluncurkan awal tahun 2019 itu.

Tim Pendapa Express merupakan personel yang mengantarkan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) dari lokasi pelayanan ke rumah warga. Menurut Faida, pembentukan tim Pendapa Express itu sebagai bentuk layanan dari Pemkab Jember untuk mendekatkan pelayanan Adminduk kepada warga. Sebab dokumen Adminduk diantarkan dari lokasi pelayanan Adminduk sampai ke rumah warga.

"Upaya Pendapa Express ini adalah upaya bupati dan wakil bupati untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati Faida.

Pada peluncuran awal tahun ini, Tim Pendapa Express mengantarkan 9.416 dokumen Adminduk, yakni berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

12 Hari, Polisi Jember Bekuk 53 Pengedar Narkoba

Faida menegaskan, para pengantar ini akan mengantarkan dokumen secara cepat sampai di depan pintu rumah.

"Dan warga penerima tidak perlu memberikan uang kepada kurir resmi Pemkab ini, karena mereka sudah dibekali surat tugas dan uang transportasi," tegas Faida.

Faida juga mewanti-wanti supaya personel Pandapa Express tidak meminta bayaran kepada warga. Sebab permintaan itu bisa disebut sebagai pungutan liar.

Tahun lalu, Tim Pendapa Express juga sudah mengantarkan dokumen Adminduk sampai ke rumah warga. Tahun lalu ada 120 dokumen Adminduk yang diantarkan oleh 70 orang personel.

Para personel Pendapa Express ini diberi fasilitass sepeda motor, jaket dan helm.

"Tahun lalu belum ada brandingnya, sekarang motornya sudah di-branding Pendapa Express. Dan, tugasnya adalah mengantar Adminduk sampai ke rumah masyarakat satu per satu," pungkas Faida.

Pelepasan Tim Pendapa Express itu diikuti oleh sejumlah pejabat di Kabupaten Jember. Salah satunya, Ketua Pengadilan Negeri Jember Bambang Pramudwiyanto. Sebab tahun ini, Pemkab Jember bekerjasama dengan PN Jember untuk program perbaikan data dokumen Adminduk milik warga.

Sebelumnya, Pemkab Jember juga bekerjasama dengan Pengadilan Agama Jember untuk program isbat nikah bagi warga yang belum memiliki dokumen perkawinan.

Ketua PN Jember Bambang Pramudwiyanto menambahkan program perbaikan kesalahan data di Adminduk melalui penetapan pengadilan.

"Karena memang ada UU Adminduk, dalam mengganti nama dan tanggal lahir harus melalui penetapan pengadilan, jadi harus sidang," kata Bambang. Nantinya, hakim PN Jember akan menggelar sidang di kecamatan di Jember. Persidangan itu disebut 'persidangan on the spot'.

"Nanti ada rencana on the spot. Sesuai program Pemda atau Ibu Bupati, nanti kami akan ke kecamatan-kecamatan," pungkas Bambang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved