Berita Surabaya

Banyak Warga Pemegang Surat Ijo Surabaya Tak Bayar Sewa ke Pemkot, Begini Respon Wali Kota Risma

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, angkat bicara soal maraknya gerakan warga pemegang surat ijo yang menolak membayar sewa tanah ke Pemkot Surabaya

Banyak Warga Pemegang Surat Ijo Surabaya Tak Bayar Sewa ke Pemkot, Begini Respon Wali Kota Risma
surya/fatimatuz zahro
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat jumpa pers di Ruang Kerja, Senin (11/2/2019). 

"Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nanti pasti akan turun. Karena pasti kan ada audit," kata Risma.

Kalaupun saat ini banyak masyarakat yang sudah tidak membayar sewa, Risma memastikan bahwa Pemkot tetap menghitung tunggakannya. 

Berapa tahun tunggakannya juga akan tetap dihitung oleh Dinas Pengelola Bangunan dan Tanah (DPBT) dDan tidak mungkin tunggakannya dihapuskan. 

"Tetap dihitung itu (tunggakannya). Nggak boleh kita menghapus.  Kalau dihapus kena itu Bu Yayuk (Kepala DPBT). Jadi ada catatannya tahun ini penyewa nunggak berapa berapa itu ada," tegas Risma. 

Pemkot sendiri juga terus melakukan penagihan. Menurut Risma jika menunggak, yang rugi juga penyewa karena sesuai aturan juga ada pemberlakuan denda 2 persen per bulan. 

Lebih lanjut,  Risma mengatakan tidak ada kepala daerah yang tidak mau menyenangkan warganya. Termasuk dengan kondisi surat ijo ini. 

"Menurunkan nilai appraisal itu nggak bisa. Aku sudah berjuang juga. Tapi memang nggak bisa," tegasnya. 

Saat ini, warga Surabaya yang menempati lahan berstatut surat ijo kembali melakukan gerakan protes meminta agar Pemkot Surabaya menghentikan penarikan sewa atas surat ijo yang mereka tempati. 

Kali ini, Gerakan Pejuang Hapus Surat Ijo Surabaya memasang ratusan spanduk di berbagai kawasan di Kota Pahlawan yang isinya warga pemegang surat ijo bertekad tidak mau retribusi atau sewa tanah ke Pemkot Surabaya. 

Mereka tak mau lagi membayar sewa surat ijo ke Pemkot dengan alasan tanah yang mereka tempati bukan aset Pemkot dan tidak bisa dibuktikan kepemilikannya. 

Halaman
1234
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved