Berita Surabaya

Alasan Risma Tak Mau Pilih Lurah dan Camat di Surabaya Sembarangan

Alasan Risma Tak Mau Pilih Lurah dan Camat di Surabaya Sembarangan. Saat ini banyak yang lowong

Alasan Risma Tak Mau Pilih Lurah dan Camat di Surabaya Sembarangan
surabaya.tribunnews.com/Pipit Maulidiya
Wali Kota Surabaya Tr Rismaharini saat jumpa pers di Balai Kota Surabaya, Senin (11/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengeluhkan susahnya mencari sosok yang bisa bertugas sebagai lurah dan camat.

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengaku dalam minggu ini baru saja memberhentikan dua lurah yang tidak amanah.

"Dua lurah itu, satunya mungut satunya bermasalah. Paling susah cari lurah dan camat, mereka bukan hanya harus menguasai teknik administrasi, tapi juga ketatanegaraan dan bisa komunikasi dengan masyarakat," jelas Risma, Senin (11/2/2019) usai pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Risma mengatakan, menjadi lurah dan camat pun syaratnya memang tak mudah. Pemkot Surabaya juga lakukan tes bersama psikiter dan psikolog.

"Banyak yang kosong. Ada saja sebenarnya, tapi kalau nggak benar (tidak sesuai) bisa banyak masalah," kata Risma tak mau memilih lurah dan camat sembarangan.

Belum lagi, lanjut Risma, lurah akan mendapatkan tugas tambahan untuk Program Anggaran Dana Kelurahan.

"Untuk program itu ada syarat harus punya sertifikat pengadaan barang dan jasa. Bayak yang belum lulus, pernah kami ikutkan kursus itu pun yang lulus baru 50 persen," tutup Risma. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved