Berita Entertainment

Alasan Polisi Belum Kabulkan Penangguhan Penahanan Tersangka Kasus Prostitusi Artis Vanessa Angel

Permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka Vanessa Angel masih terganjal.

Alasan Polisi Belum Kabulkan Penangguhan Penahanan Tersangka Kasus Prostitusi Artis Vanessa Angel
surya.co.id/mohammad romadoni
Vanessa Angel digelandang dari tahanan Dittahti menuju ke ruangan penyidik Sudit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (7/2/2019). Hingga kini polisi masih belum kabulkan penangguhan penahanan Vanessa Angel. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka Vanessa Angel masih terganjal.

Hingga kini, Senin (11/2/2019), Kepolisian Daerah Jawa Timur masih mengkaji ulanga permohonan penangguhan penahanan Vanessa.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan membenarkan pengacara Vanessa Angel sudah mengajukan permohonan penangguhan terhadap kliennya.

"Sudah diajukan penangguhan VA (Vanessa Angel) masih diproses," ungkapnya, Senin (11/2/2019).

Yusep menjelaskan ada beberapa faktor yang menjadi bahan pertimbangkan penyidik dari sisi objektif dan subjektif.

Untuk penangguhan penahanan tersangka khusus kasus prostitusi online ini sudah diajukan oleh pihak penasehat hukumnya dalam hal ini adalah Aga Khan.

"Masih kita pertimbangkan syarat subjektif maupun objektif kami," jelasnya.

Yusep memaparkan beberapa pertimbangan sehingga belum mengabulkan penangguhan penahanan Vanessa Angel itu lantaran pihaknya masih membutuhkan keterangan dari yang bersangkutan mengenai kasus prostitusi online.

"Kita masih proses pemeriksaan dan membutuhkan yang bersangkutan nantinya juga akan dilakukan konfrontasi satu sama lainnya," jelasnya.

Sedang pengacara Vanessa Angel, Aga Khan mengungkapkan pihaknya sudah menyerahkan berkas penangguhan penahanan Vanessa Angel yang diajukan pada Kapolda Jatim dan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus.

"Sudah kami serahkan pengajuan penahanan Vanessa Angel pada saat kami di Surabaya kemarin," ujarnya saat dihubungi Surya.co.id melalui telewicara. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved