Berita Sidoarjo

Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia di Sidoarjo Ingatkan Toleransi dan Ajak Umat Tidak Golput

Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sidoarjo, Gede Diun Artana mengajak umat menjaga toleransi dan tidak golput saat pemilu serentak.

Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia di Sidoarjo Ingatkan Toleransi dan Ajak Umat Tidak Golput
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Para pengurus PHDI Sidoarjo menjalani proses ritual setelah terpilih dan dikukuhkan di Pura Jala Siddhi Amertha Sidoarjo, Minggu (10/2/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pesta demokrasi sudah di depan mata, kita harus menggunakan hak pilih untuk menentukan masa depan bangsa. Jangan sampai golput atau tidak memilih pada Pemilu nanti.

Demikian pesan Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sidoarjo, Gede Diun Artana, usai dilantik menjadi ketua periode 2019 - 2023 di Pura Jala Siddhi Amertha Sidoarjo, Minggu (10/2/2019).

Pesan lain yang disampaikan adalah melawan berita hoaks.

"Dalam setiap kesempatan, saat sembahyang bersama atau di kesempatan lain, kami selalu ingatkan itu. Informasi yang beredar harus disaring, jangan asal percaya," sambung dia.

Yang tak kalah penting, pihaknya juga terus mewanti-wanti semua umat agar menjaga toleransi antar-umat beragama. Bukan hanya di kalangan FKUB, tapi juga sampai ke akar atau ke seluruh lapisan masyarakat.

Umat Hindu Sidoarjo yang terdaftar di PHDI mencapai sekitar 500 kepala keluarga. Itu tersebar di berbagai daerah. Sementara Pura, ada tiga di Kota Delta.

Warga Mengeluh Banyak Jalan Rusak di Sidoarjo

Warga Pasang Plakat di Tanah Sengketa yang Sudah Teraspal di Gedangan Sidoarjo

Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi, NU Garis Lurus Siap Gerus Suara NU Kultural untuk Maruf Amin

Yakni Pura Jala Siddhi Amertha di Jalan Juanda yang merupakan pusat. Kemudian ada Pura
Penataran Agung Margo Wening di Krembrung, dan Pura Nirawan Jati di Krian.

Kepengurusan PHDI Sidoarjo sendiri berlaku selama lima tahun. Dan setiap lima tahun, mereka menggelar Lokashaba atau pemilihan pengurus baru.

Pada Lokasabha ke-6 ini Gede Diun Artana terpilih menggantikan Nyoman Anom Medhiana yang sudah terpilih sebagai ketua PHDI Jawa Timur pada Lokasabha PHDI Jawa timur beberapa waktu sebelumya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua dan pengurus terpilih juga langsung dikukuhkan. Terlihat beberapa ritual digelar di atas panggung dalam pengukuhan pengurus baru tersebut.

Selain dihadiri ratusan umat Hindu Sidoarjo, Lokashaba juga dihadiri Mulyawan, dari Bakesbangpol Sidoarjo mewakili Bupati Sidoarjo. Hadir pula perwakilan dari kanwil Departemen Agama Ahmad Fatoni, perwakilan Dirjen Pembinaan Hindu Jawa Timur, Boediono, serta sejumlah undangan lain.

Lokashaba dibuka oleh Mulyawan dengan pemukulan gong. Di acara tersebut, pihaknya juga menyampaikan beberapa pesan dari bupati, diantaranya pesan agar umat hindu selalu menjaga kerukunan, toleransi dan mengutamakan persatuan bangsa.

"Bupati juga berpesan agar umat Hindu Sidoarjo menjauhi persoalan Sara. Dan pada pemilu nanti, diharapkan semua warga Sidoarjo, termasuk umat Hindu untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan golput," tandasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved