Single Focus

Keluhan Konsumen Ojol saat Musim Hujan, Pesanan Ditolak hingga Tarif Bengkak

"Iya, kalau hujan driver banyak yang istirahat. Mereka sendiri lebih memilih berteduh. Daripada gawainya rusak kena hujan," kata Agus Heriyanto.

Keluhan Konsumen Ojol saat Musim Hujan, Pesanan Ditolak hingga Tarif Bengkak
surya.co.id/habibur rohman
SAAT HUJAN - Warga memanfaatkan jasa ojek online yang menerobos derasnya hujan Jl Wonokromo Surabaya, Minggu (10/2/2019). Konsumen kini mengeluhkan sedikit sekali pengemudi ojek online yang mau menarik penumpang di saat hujan. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Selama musim hujan, permintaan ojek online baik motor maupun mobil terus mengalir. Tetapi, permintaan tersebut rupanya tak sebanding dengan jumlah pengendara, yang lebih memilih berteduh saat hujan.

"Iya, kalau hujan driver banyak yang istirahat. Mereka sendiri lebih memilih berteduh. Daripada gawainya rusak kena hujan," kata Agus Heriyanto, pengendara ojek online yang pernah bekerja di Uber dan kini beralih di Go-Jek.

Akibatnya, ojek online yang sedang benar-benar dibutuhkan, justru langka waktu hujan.

Konsumen pun menjadi korban, ada yang pesanannya ditolak, membayar tarif berlebih, hingga mendapat layanan tidak memuaskan selama perjalanan.

"Kalau agak deras, pesan sekali-dua kali biasanya ditolak. Tapi ada juga yang langsung mau, ya tergantung drivernya," tutur Rafika Nirmala (22), pelanggan Grab.

Ia juga pernah merasakan tarif membengkak akibat hujan, padahal jarak tempuh tak terlalu jauh.

Waktu itu, ia memesan Grab Car dari Galaxy Mall ke apartemen Bale Hinggil.

"Saya cek sekarang ini ya, hanya Rp 19.000. Tapi saat itu, gara-gara hujan, tarif jadi Rp 40.000. Padahal kan satu arah," jelasnya sambil menunjukkan patokan tarif di akun Grab-nya.

Sedangkan pengguna Grab lainnya, Paramita Anggraheny (24), kerap merasakan sulitnya memesan Grab Ride dan Grab Food saat hujan.

Perempuan yang aktif menggunakan Grab sejak pertengahan 2018 ini mengaku sering ditolak pengendara dengan alasan hujan.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved