Berita Ekonomi Bisnis

Harga Rumah Naik, Mulai 12 Februari CitraGarden Naikkan Harga Sekitar 2,5 Persen

Setelah ganti tahun, harga properti ikut naik. Salah satu yang bersiap naik harga adalah rumah tapak.

Harga Rumah Naik, Mulai 12 Februari CitraGarden Naikkan Harga Sekitar 2,5 Persen
surya.co.id/sugiharto
Sejumlah jajaran direksi serta perwakilan bank melepas burung merpati sebagai tanda Ground Breaking pembangunan Club House, Minggu (10/2/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah ganti tahun, harga properti ikut naik. Salah satu yang bersiap naik harga adalah rumah tapak, di mana perbandingan antara harga di tahun 2018 dengan awal 2019 ini mulai dari 2 persen.

"Sementara kami mulai tanggal 12 besok ada harga baru untuk produk rumah yang kami pasarkan, dengan kenaikan sekitar 2,5 persen," kata Vica Yustisiana, General Manager CitraGarden Sidoarjo,  di sela kegiatan groundbreaking the club house dan pre launching type Clifford, Minggu (10/2/2019).

Mendongkrak penjualan sebelum harga baru dilakukan CitraGarden dengan menggelar event promosi penjualan produk baru di kluster The Orchard. Yaitu type Clifford, yang paling dekat dengan lokasi Club House.

Type baru ini dijual dengan harga mulai Rp 1,4 miliar - Rp 1,5 miliar. Berupa rumah tapak dua lantai dengan tiga kamar tidur. Type ini ditargetkan menjadi type rumah untuk CitraGarden naik kelas di segmen menengah ke atas.

Diakui Vica, pasar kelas menengah ke atas, masih cukup agresif dalam belanja rumah.

"Apalagi kami juga memberikan subsidi bunga KPR 3,5 persen bagi konsumen yang membeli type ini dengan KPR. Hitungan kami, konsumen warga Sidoarjo, masih memiliki kemampuan yang cukup besar dalam membayar cicilan dibawah Rp 10 juta. Sementara produk kami, dengan subsidi bunga ini memungkinkan cicilan Rp 7 jutaan per bulan," tambah Illa Fardha Aulia, Marketing Manager CitraGarden.

Dalam event kegiatan yang digelar bersamaan dengan groundbreaking club house dan type Clifford, promo penjualan digelar CitraGarden dengan penawaran menarik. Diantaranya lucky angpao, karena bertema Imlek dan lainnya.

"Sepanjang hari ini targetnya ada transaksi Rp 20 miliar. Kami optimis melihat respon pasar yang cukup bagus. Apalagi hadir beberapa perbankan yang memberikan penawaran KPR yang tidak kalah menarik," tambah Vica.

Dalam kesempatan itu, Andy Soegiardjo, Associate Direktur Ciputra Subholding 2, menambahkan, meski tahun ini adalah tahun politik, dengan adanya perhelatan pemilu, penjualan properti dipastikan tetap akan berjalan.

"Kebutuhan orang terhadap tempat tinggal selalu ada. Sehingga kegiatan beli rumah akan berjalan terus. Kami tetap optimis Bahkan semester II 2019 ada potensi mengalami peningkatan yang maksimal," ungkap Andy.

Terkait kenaikan harga, tiap tahun pasti ada kenaikan harga properti. Di group Ciputra pada sepanjang tahun 2018 lalu, tercatat mengalami kenaikan hingga 20 persen. Dan penjualan terbukti mengalami kenaikan.

Khusus untuk CitraGarden, tahun 2019 ini ditargetkan bisa membukukan penjualan hingga Rp 200 miliar. Sementara capaian tahun 2018 lalu, sekitar Rp 100 miliar lebih.

Baik Vica maupun Illa optimis target bisa tercapai, mengingat nilai proyek pengembangan cluster The Orchard yang disiapkan 300 unit rumah, mencapai Rp 200 miliar.

"Semoga cluster ini bisa sold out di tahun ini," tandas Vica.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved