Berita Tuban

Banjir di Jalan Letda Sutjipto Tuban Ternyata Sudah Berlangsung 3 Hari, Begini Kata Dinas PRKP

Banjir di Jalan Letda Sutjipto, yang berada di Kelurahan Mondokan, Tuban, ternyata sudah berlangsung tiga hari

Banjir di Jalan Letda Sutjipto Tuban Ternyata Sudah Berlangsung 3 Hari, Begini Kata Dinas PRKP
surya/m sudarsono
Kendaraan mogok saat melintas Jalan Letda Sutjipto Tuban yang banjir, Jumat (10/2/2019) 

SURYA.co.id | TUBAN - Banjir di Jalan Letda Sutjipto, yang berada di Kelurahan Mondokan, Tuban, ternyata sudah berlangsung tiga hari. Banjir sudah sejak Jumat lalu, dan hingga kini Minggu, kondisi jalan juga masih terlihat banjir.

Air berwarna kecoklatan sepanjang sekitar 200 meter itu menutup jalan dua lajur. Dari pantauan di lapangan, banjir berasal dari luapan titik jembatan yang berada di kelurahan setempat.

Seorang warga sekitar, Pujiana mengungkap, banjir yang sudah terjadi sejak dua hari kemarin ini berlangsung pasang surut. Jumat kalau tidak salah banjir terjadi malam, namun tak lama. Kemudian Sabtu juga banjir, tapi cepat surut. Paling parah yaitu Minggu sekarang.

Jalan Letda Sutjipto Tuban Banjir, Puluhan Kendaraan Mogok

"Dua hari lalu banjir tapi tak parah, yang parah hari ini, sudah sejak malam sampai sekarang belum surut. Ini karena air kiriman hingga membuat jalan banjir," Ujar Puji yang rumahnya berada di tepi jalan raya, Minggu (10/2/2019), pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, Anton warga setempat juga menyatakan hal sama. Jalan Letda Sutjipto ini memang sudah langganan banjir.

Banjir sudah dua hari lalu, namun yang paling parah Minggu ini.

"Hari ini Minggu yang paling lama, cukup tinggi. Banyak sepeda motor yang mogok, karena kemasukan air mesinnya," Terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tuban, Sudarmadji, saat dikonfirmasi mengatakan banjir dikarenakan ada tiga titik temu aliran sungai di jembatan sekitar yang tidak bisa menampung air.

Lalu air tersebut meluber ke jalan, jadi bukan karena masalah drainasenya.

"Jadi di jembatan ini merupakan pertemuan tiga titik sungai, tapi volumenya kecil sehingga tidak bisa mengalir ke laut, terjadilah antrian yang meluber. Bukan masalah drainase, tapi masalahanya di jembatan, kami sudah cek. Itu kewenangan Dinas PU nantinya," Pungkasnya.

Sekadar diketahui, banjir di jalan Letda Sutjipto menyebabkan puluhan sepeda motor mogok, kendaraan mobil juga tampak melaju pelan karena ketinggian air yang mencapai selutut orang dewasa.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved