Berita Malang Raya

Kemendikbud Akan Tarik Buku Pelajaran SD yang Sebut NU Organisasi Radikal

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menarik buku pelajaran kelas 5 SD yang di salah satu bagiannya menyebut NU organisasi radikal

Kemendikbud Akan Tarik Buku Pelajaran SD yang Sebut NU Organisasi Radikal
surabaya.tribunnews.com/sutono
Salah satu guru di Kabupaten Jombang Jawa Timur, menunjukkan buku pegangan siswa Kelas V SD/MI tema 7 berjudul 'Peristiwa dalam Kehidupan', Rabu (6/2/2019). Buku edisi revisi 2017 itu menuai kontroversi di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). 

SURYA.co.id | MALANG - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menarik buku pelajaran kelas 5 SD yang di salah satu bagiannya menyebut NU organisasi radikal

Setelah menarik buku dari peredaran, Kemendikbud akan merevisi buku tersebut. 

Hal itu disampaikan oleh Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, Mendikbud saat berada di UMM, Kamis (8/2/2019).

"Radikal dalam konteks dengan penjajah Hindia Belanda saat disusun buku itu dulu bahasa yang baik. Tapi sekarang radikal adalah hal sensi," jelas Muhadjir.

Muhadjir terus terang khawatir ketika istilah itu digunakan, pemahaman siswa akan di luar konteks. 

"Saya mengapresiasi ada guru-guru yang kritis yang langsung menyampaikan ke saya. Sebab mereka yang merasakan suasana di lapangan," jelas Muhadjir. 

Dijelaskannya, buku itu ada sebagai implementasi dari peraturan Mendikbud pada 2014 terkait kurikulum 2013.

Sejak dipakai, belum pernah ada revisi atas isi buku itu sampai kemudian diprotes 2019. Ia menyatakan selama kemendikbud dibawah kepemimpinannya belum pernah melakukan revisi buku apapun.

"Yang ada saya menambah pemendikbud no 24/2018 tentang akan menambah mapel TIK (Teknologi Informatika)," jelas dia.

Siswa kelas 5 baru saja mendapat buku tematik itu. Ada yang belum mulai, ada yang sudah sampai di halaman 30.

Buku Tematik 7 berisi 226 halaman itu didistribusikan oleh Kemendikbud ke sekolah untuk dipinjamkan ke siswa. 

Ada Buku Pelajaran SD di Jombang Sebut NU Organisasi Radikal

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved