Berita Situbondo

Dinkes Situbondo Nyatakan KLB DBD, Ini Alasannya

Dinkes Situbondo menyatakan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi kejadian luar biasa ( KLB)

Dinkes Situbondo Nyatakan KLB DBD, Ini Alasannya
surya/izi hartono
Salah satu pasien DBD yang menjalani perawatan di RSUD Abdoer Rachem Situbondo. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo menyatakan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) kejadian luar biasa ( KLB). Meski penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes aegypti itu belum memakan korban jiwa, jumlah warga SItubondo yang terjangkit DBD cukup tinggi.

"Untuk bulan Januari saja jumlah warga yang terjangkit DBD sudah mencapai sebanyak 75 orang. Makanya kami nyatakan KLB, karena dibandingkan dengan jumlah tahun lalu di bulan yang sama jumlah naik drastis," kata Abu Bakar Abdi, Kadinkes Situbondo kepada Surya, Selasa (6/2/2019).

Abu menjelaskan sampai hari ini, jumlah pasien DBD di Situbondo mencapai sebanyak 81 orang. Namun tahun sebelumnya hanya empat kasus DBD.

"Untuk yang meninggal belum ada," sambungnya.

Kepala Puskemas dan Camat Panarukan saat memberikan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan DBD dan pola hidup sehat kepada siswa SD Integral Luqman Al Hakim di Desa Sumberkolak, Situbondo, Jumat (25/01/2019)
Kepala Puskemas dan Camat Panarukan saat memberikan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan DBD dan pola hidup sehat kepada siswa SD Integral Luqman Al Hakim di Desa Sumberkolak, Situbondo, Jumat (25/01/2019) (surya/izi hartono)

Untuk menekan tidak terjadinya wabah DBD, pihak Dinkes melakukan gerakan Situbondo bebas jentik atau gesit batik di seluruh masyarakat di Kabupaten Situbondo.

"Kami ingin menggerakkan masyarakat secara langsung, tapi jika ada kasus maka kita akan lakukan fogging," kata Abu Bakar Abdi di sela acara Operasi Katarak si GOR Bakuran Situbondo.

Meningkatnya wabah DBD, kata Abu, dikarenakan siklus hujan yang terjadi tahunan.

"Ini komplek masalah lingkungan dan curah hujan," pungkasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved