Berita Magetan

PMI Magetan Terancam Bangkrut, Hal Ini Penyebabnya

PMI Cabang Magetan terancam akan bangkrut, menyusul defisit keuangan yang terjadi sejak Agustus 2018 lalu

PMI Magetan Terancam Bangkrut, Hal Ini Penyebabnya
net
ilustrasi logo PMI 

SURYA.co.id | MAGETAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Magetan terancam akan bangkrut, menyusul defisit keuangan yang terjadi di PMI Cabang Magetan sejak Agustus 2018 lalu. Kondisi itu akan benar-benar terjadi tiga hingga empat bulan ke depan jika permintaan darah dari rumah sakit terus menurun.

"Sejak Agustus 2018, kami sudah defisit anggaran. Kalau sampai terjadi kondisi ini terus, dipastikan tiga hingga empat bulan lagi PMI Cabang Magetan akan tutup alias bangkrut," kata Kepala Cabang PMI Magetan dr Sudewo Pangestu, Selasa (5/2-2018).

Defisit ini terjadi karena permintaan darah RSUD dr Sayidiman tidak lancar dan terus mengalami penurunan hingga lebih dari 150 kantong setiap bulannya.

"Permintaan arah dari bank darah RSUD yang biasanya sebanyak 400-500 kantong per bulan, sejak Agustus 2018 sampai Februari 2019 ini menurun jadi hanya 150 kantong per bulan," ungkapnya.

Kondisi defisit ini, lanjutnya, sebenarnya sudah terjadi sejak awal tahun 2018 lalu. Pihaknya sudah berusaha kuat agar pendistribusian darah ke RSUD Magetan bisa lancar kembali.

"Namun permintaan terus menurun sementara produksi darah melimpah," ujarnya.

Bupati Magetan, Suprawoto, yang dikonformasi seusai menghadiri rapat pleno di DPRD Kabupaten Magetan, tidak yakin PMI akan mengalami bangkrut.

"Tidak sampai ke situ (bangkrut). Kami akan mencari penyebab ketidaklancaran pendistribusian darah di PMI," tandas Suprawoto.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved