Berita Entertainment

Hotman Paris Beber Tujuan Prostitusi Level Artis dengan Tarif Sampai 100 juta, 'Semua Soal Bisnis'

Hotman Paris Beber Tujuan Prostitusi Level Artis dengan Tarif Sampai 100 juta, 'Semua Soal Bisnis'

Hotman Paris Beber Tujuan Prostitusi Level Artis dengan Tarif Sampai 100 juta, 'Semua Soal Bisnis'
YouTube
Hotman Paris Beber Tujuan Prostitusi Level Artis dengan Tarif Sampai 100 juta, 'Semua Soal Bisnis' 

SURYA.co.id - Pengacara kondang Hotman Paris lagi-lagi membicarakan prostitusi yang baru-baru ini muncul kembali dengan menyeret sejumlah nama artis.

Bersama dengan sang asisten pribadi (aspri) Nurbaeny Jannah, Hotman Paris melalui teaser yang ia unggah di Instagram pribadinya membeberkan tujuan prostitusi di level artis.

Teaser video berdurasi kurang lebih satu menit itu menjelaskan secara singkat soal tujuan masuknya artis di dunia prostitusi online.

Menurut pria bertubuh tambun ini, para artis yang masuk dalam dunia prostitusi ini banyak yang digunakan sebagai 'pelicin' dalam bisnis oleh pengusaha.

Alasan Hotman Paris Mulai Kurangi Joget Mesra Bersama Wanita Cantik, Ingat Doa Putrinya yang Menohok

Taruhan Hotman Paris Untuk Dapatkan Meriam Bellina Terungkap, Berawal dari Godaan Sang Aspri

VIDEO & FOTO-FOTO Seksi Della Perez, Adik Jupe Terseret Prostitusi Online, Link Video Lagu Viral

Pernyataan Hotman Paris itu didasari dari pengakuan mantan mucikari, Robby Abbas yang pernah buka-bukaan dengannya perihal prostitusi online.

"Kenapa model dan artis itu menjadi mahal (tarifnya)? Kenapa orang segampang itu bayar hanya untuk dua jam dengan 80 juta?," tanya Hotman Paris.

Hal itu lantaran, banyak pengusaha yang menggunakan transaksi esek-esek sebagai pelancar proyek atau lobby.

Hotman Paris menerangkan, jika artis dan model itu nantinya akan diserahkan kepada rekanan bisnis bahkam hingga pejabat untuk lobby.

"Cewek itu nanti disuruh tidur (menemani)," terang Hotman Paris.

Tak hanya itu, Hotman Paris menambahkan jika kucuran dana untuk membayar transaksi esek-esek ternyata menggunakan uang perusahaan.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved