Berita Mojokerto

Warga Was Was Pohon Tumbang di Mojokerto

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan warga di Mojokerto was-was terhadap pohon tumbang.

Warga Was Was Pohon Tumbang di Mojokerto
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Pohon-pohon besar berjajar di Jalan Brawijaya, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Minggu (3/2). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Hujan disertai angin kencang bertubi-tubi melanda beberapa wilayah di Jawa Timur, tak terkecuali Kabupaten Mojokerto.

Selain bencana, ada beberapa hal yang harus diwaspadai saat cuaca buruk, salah satunya yakni pohon tumbang.

Beberapa pekan lalu misalnya, peristiwa pohon tumbang terjadi di wilayah Mojosari dan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Pohon tumbang yang menutupi badan jalan itu sempat mengakibatkan arus lalu lintas macet. 

Selain itu, warung makan milik warga juga tertimpa pohon. Beruntungnya, tak ada korban dalam kejadian ini.

Antisipasi Pohon Tumbang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto Akan Lakukan Pemangkasan

Dari hasil pengamatan, di wilayah Mojosari dan Pungging memang terdapat pohon-pohon besar berjajar. Rata-rata ketinggian Pohon di sana sekitar 7 meter. Selain itu letak pohon berada sekitar 300 cm dari rumah warga.

Tak pelak, hal ini membuat warga khawatir. pohon tersebut tumbang diterpa angin. Kekhawatiran itu diungkapkan warga Jalan Brawijaya, Pungging, Kabupaten Mojokerto bernama Yuliani (47).

"Ketika angin kencang saya khawatir pohon-pohon itu tumbang dan menimpa rumah saya," ungkapnya Rabu (3/2).

Tak hanya itu, masih kata Yuliani, Jalan Brawijaya merupakan jalan utama penghubung antara Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto. Setiap hari, jalan itu selalu dipadati para pengendara baik motor, mobil, maupun kendaraan besar.

"Saya juga khawatir pohon itu tumbang ke jalan dan menimpa para pengendara," tambahnya.

Hal senada dikatakan pengendara motor bernama Muhammad Khoirudin (50). Dirinya takut, apabila angin kencang tiba-tiba roboh ke jalan dan menimpa pengendara.

"Saya berharap agar pohon-pohon tua dan rapuh di Jalan Pungging segera dipangkas," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved