Press Release

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu-sabu di Dalam Tabung Gas

Petugas TNI AL di Tarakan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 6,4 kg sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tabung gas.

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu-sabu di Dalam Tabung Gas
ist/Kadispenkoarmada II Letkol Laut (P) Djawara H.T Whimbo A.
Petugas TNI AL yang bekerjasama dengan Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan narkoba sabu-sabu seberat 6,4 kg yang disimpan dalam tabung gas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jajaran Koarmada II TNI AL, yakni Lantamal XIII Tarakan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis Methamphetamine  atau sabu-sabu seberat lebih dari 6,4 kg.

Hal tersebut diungkap dalam Press Conference mengenai keberhasilan BNN, TNI AL, dan juga Dirjen Bea Cukai dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (2/1/2019).

Aksi menggagalkan penyelundupan sabu-sabu itu dilakukan pada 29 Januari 2019 lalu.

Penyelundupan tersebut melibatkan jaringan internasional yang beraksi di wilayah Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Berau.

Pengungkapan penyelundupan sabu tersebut merupakan pengembangan dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman sabu di wilayah Sebatik, Nunukan.

Setelah melakukan pengintaian secara intensif terhadap target dan rumah target, Selasa (29/1/2019) jelang tengah malam, Satgas Mar Ambalat XXIII (TNI Angkatan Laut) melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap anggota jaringan penyelundup. 

Dari hasil penggeledahan, didapati 13 tabung gas Malaysia berukuran 14 kg. Setelah dilakukan pemindaian dengan sinar X-Ray milik Bea Cukai serta identifikasi awal didapati salah satu tabung gas tersebut berisi narkotika jenis Methamphetamine (sabu) sejumlah 6 kemasan dengan sekitar berat 6,4 Kg.

Petugas juga ikut mengamankan 2 (dua) anggota jaringan yatu A (31 tahun) dan R (45 tahun).

Petugas menangkap 3 pelaku penyelundupan narkoba sabu-sabu yang disimpan dalam tabung gas di Tarakan.
Petugas menangkap 3 pelaku penyelundupan narkoba sabu-sabu yang disimpan dalam tabung gas di Tarakan. (ist)

Di saat bersamaan, tim Bea Cukai dan Angkatan Laut juga melakukan penggerebekan terhadap sebuah penginapan di Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

Di sana didapati seorang kurir narkoba berinisial RG (21 tahun) yang membawa 300 gram sabu-sabu yang dibagi dalam 6 paket plastik yang disembunyikan di dalam Stabilizer (Charger Accu) yang dibungkus kardus blender.

Kurir tersebut telah dipantau oleh tim sejak keberangkatan dari Pulau Sebatik hingga ke Kabupaten Berau.

Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II Laksma TNI Erwin S. Aldedharma SE,MM.,M.Sc, mengatakan bahwa aksi menggagalkan penyelundupan ini merupakan suatu prestasi luar biasa, mengingat rawannya penyelundupan narkotika di Wilayah Kaltara.

Karena itu, sinergitas seluruh aparat penegak hukum mulai dari TNI, POLRI, BNN, Bea Cukai, Lembaga Yudikatif, Lembaga Pemasyarakatan, Pemprov Kaltara, Pemda Nunukan, Pemkot Tarakan dan aparat penegak hukum lainnya sangat dibutuhkan untuk berperang melawan musuh bersama, Narkotika.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Danlantamal XIII Tarakan Laksma TNI Judijanto, S. T. , Dansatgasmar Pam Ambalat-23 Garda Nusa-18, perwakilan BNN pusat, perwakilan Bea Cukai Kaltra dan perwakilan Polri serta seluruh pihak media cetak, elektronika maupun online lokal di Kaltra.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved