Berita Tuban

Awal Tahun, 168 Orang di Tuban Terserang Demam Berdarah, Dua Meninggal Dunia

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kupaten Tuban mencatat sebanyak 168 orang positif terkena penyakit Demam Berdarah (DB).

Awal Tahun, 168 Orang di Tuban Terserang Demam Berdarah, Dua Meninggal Dunia
surya/irwan syairwan
Nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah 

SURYA.co.id | TUBAN - Di awal tahun 2019 tepatnya bulan Januari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kupaten Tuban mencatat sebanyak 168 orang positif terkena penyakit Demam Berdarah (DB).

Dari jumlah total tersebut, dua di antaranya nyawanya tidak tertolong.

Disampaikan Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul Komariyati, di bulan Januari 2019 tercatat ada sebanyak 168 orang positif terkena penyakit DB, dua diantaranya meninggal dunia.

Penyakit tersebut tidak hanya menyerang anak-anak saja, melainkan juga menyerang orang dewasa.

"Di bulan Januari ada 168 orang terkena DB, dua orang di antaranya tidak tertolong," ujar Endah, Minggu (3/2/2019).

Endah menjelaskan, penyakit melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini perlu diwaspadai bersama dengan melakukan pola hidup bersih, terlebih di musim penghujan ini.

Peran masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan sehat dan upaya pemberantasan sarang nyamuk juga diperlukan.

Untuk Dinkes Tuban akan terus melakukan upaya-upaya pencegahan, melalui kader-kader yang ada di desa maupun petugas dari puskesmas di masing-masing Kecamatan.

"Lingkungan harus bersih, pemberantasan sarang nyamuk juga merupakan tindakan yang efektif. Kita juga telah melakukan fogging atau pengasapan di wilayah-wilayah tertentu yang telah ditemukan adanya orang yang positif terkena DB, serta membagikan Abate," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved