Berita Tulungagung

Mami Eko, Pemuda Baru Lulus SMA Tulungagung Ini Bisa Sediakan 'Teman Bobo' via WhatsApp, Modusnya

Papi Eko biasa menawarkan jasa ini lewat aplikasi Whatsapp. Awalnya kepada orang yang dikenalnya, kemudian meluas dari mulut ke mulut.

Mami Eko, Pemuda Baru Lulus SMA Tulungagung Ini Bisa Sediakan 'Teman Bobo' via WhatsApp, Modusnya
surya/david yohanes
Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar menunjukkan barang bukti kasus prostitusi Mami Eko yang bisa sediakan teman nyanyi dan teman bobo 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Anggota Satreskrim Polres Tulungagung menangkap seorang mucikari, yang biasa menyediakan perempuan yang bisa memberikan layanan seksul. Pelaku adalah Eko Tri Cahyono (19), warga Dusun Sawahan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman.

Pemuda yang baru lulus SMA ini dikenal luas dengan sebutan Mami Eko. Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, modus pelaku biasa menawarkan perempuan yang bisa diajak menemani karaoke.

Mami Eko biasa menawarkan jasa ini lewat aplikasi Whatsapp. Awalnya kepada orang yang dikenalnya, kemudian meluas dari mulut ke mulut.

"Dia juga memberi tahu ke konsumen, dari tempat karaoke, perempuan yang ditawarkannya bisa menemani tidur," terang Tofik, Kamis (31/1/2019).

Artis Saphira Indah Meninggal Dunia Saat Hamil 6 Bulan, Ini Ucapan Duka Dari Rekan Selebritis

Nama Panggilan Vanessa Angel Jadi Vanessa Adzan, Bibi Ardiansyah Beberkan Nama Sebenarnya

Fakta Seputar Mami Eko, Remaja 19 Tahun yang Sediakan Teman Karoke dan Teman Tidur di Tulungagung

Fakta Prostitusi Mami Eko Tulungagung, Remaja 19 Tahun Sediakan Teman Karaoke Plus Tarif Rp 2 Juta

Sekali kencan semalam, Mami Eko mematok harga Rp 2.000.000. Dari jumlah itu, Mami Eko mendapat bagian Rp 300.000 hingga Rp 400.000.

Mami Eko ditangkap para Selasa (29/1/2019) malam, setelah menjajakan anak buahnya, FSR (24).

Selepas karaoke, FSR dibawa menginap di sebuah hotel di tengah kota Tulungagung oleh Rdt (38) alias Roni, warga Gesikan, Kecamatan Pakel.

Saat tengah melakukan hubungan badan, polisi mengegrebek kamar mereka berdua sekitar pukul 23.30 WIB.

"Dua orang ini kami tangkap, dan kami sita sejumlah barang bukti untuk menjerat pelaku," sambung Tofik.

Barang bukti yang disita antara lain uang Rp 2.500.000, tujuh print out percakapan Whatsapp, sejumlah telepon genggam, serta pakaian milik FSR.

Mami Eko telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Tulungagung.

Mami Eko dijerat Pasal 296 KUHP Juncto Pasal 506 KUHP tentang Mucikari, Mencari Keuntungan dari Pelacuran Perempuan.

Ancaman maksimal Pasal 296 KUHP penjara selama 1 tahun 4 bulan, dan Pasal 506 ancaman maksimal 1 tahun.

"Meski ancamannya di bawah empat tahun, tapi bisa ditahan karena termasuk pasal pengecualian," pungkas Tofik.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved