67 Perusahaan Fintech yang Sudah Mendaftar di OJK Akan Dibagi di Tujuh Kluster

OJK akan melakukan klustering terhadap 67 perusahaan financial technology (fintec) yang sudah mendaftar. Nanti akan ada 7 kluster. Apa saja?

67 Perusahaan Fintech yang Sudah Mendaftar di OJK Akan Dibagi di Tujuh Kluster
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Nuraida, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI bersalaman dengan Gubenur Jatim Soekarwo, saat hadir dalam kegiatan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Jawa Timur Tahun 2019 di Surabaya, Kamis (31/1/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hingga 15 Desember 2018 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menerima 67 perusahaan Finansial Technology (Fintech) yang melakukan pendaftaran.

Dari jumlah itu, akan dilakukan pemeriksaan dan pendataan kemudian dibagi kelompok-kelompok di tujuh kluster.

"Tujuh klaster itu dilihat apakah masuk crowdfunding, peer to peer lending dan lainnya," kata Nuraida, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK RI, saat hadir dalam kegiatan Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Jawa Timur Tahun 2019 di Surabaya, Kamis (31/1/2019).

Langkah itu terkait dengan perubahan regulasi terkait Fintech yang sebelumnya diatur di Peraturan OJK (POJK) nomor 77 sejak Agustus 2018, berganti POJK nomor 13/POJK.02/2018 tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan.

"Karena potensinya semakin meningkat. Bahkan tahun 2019 ini kami prediksi akan tumbuh lebih banyak lagi. Jadi ketentuan yang memayungi pengawasan dan pengaturan industri fintech lebih kuat dan jelas lagi," tambah Nuraida didampingi Kepala OJK Regional IV Jawa Timur, Heru Cahyono.

Banjir di Surabaya Barat, Banyak Mobil Penghuni Perumahan Elit Tenggelam

Banjir di Surabaya Barat, Hindari Titik-titik Merah di GPS Berikut

Mobil Pajero Sport Terbakar Saat Parkir, Pemiliknya Berencana Gugat Mitsubishi

Apalagi catatan di tahun 2018 ini, terkait kegiatan Fintech, masih ada keamanan dari nasabahnya yang perlu ditingkatkan. Juga bunga dari pinjaman ke Fintech yang perlu diturunkan.

Mengenai mekanisme pemantauan dan pengawasan fintech, Nurhaida mengatakan, dalam hal ini OJK akan menetapkan penyelenggara Inovasi Keuangan Digital (IKD) / perusahaan fintech yang wajib mengikuti proses Regulatory Sandbox yang dilakukan OJK

“Hasil uji coba Regulatory Sandbox nantinya ditetapkan dengan status direkomendasikan, perbaikan, dan tidak direkomendasikan. Penyelenggara IKD yang sudah menjalani Regulatory Sandbox dan berstatus direkomendasikan dapat mengajukan permohonan pendaftaran kepada OJK,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan kegiatan PTIJK Jawa Timur, Nurhaida menyampaikan bahwa OJK akan senantiasa hadir untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan dalam mendukung sektor prioritas Pemerintah, dimana pada tahun 2019, kebijakan dan inisiatif OJK akan difokuskan pada lima area.

"Yaitu memperbesar peran alternatif pembiayaan jangka menengah dan panjang bagi sektor strategis, baik Pemerintah dan swasta," kata Nuraida.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved